Opini

Lapas, Klinik Daur Ulang Pelaku Pidana

Rentetan peristiwa pidana ramai tersaji di hadapan kita. Motif, kronologi, dan tuntutan ancaman hukuman atas dugaan tindak pidana diulas detail media

TRIBUN TIMUR
Logo Tribun Timur - opini Lapas, Klinik Daur Ulang Pelaku Pidana 

Oleh: Arman
ASN Kemenkumham Sulsel

TRIBUN-TIMUR.COM - Rentetan peristiwa pidana ramai tersaji di hadapan kita. Motif, kronologi, dan tuntutan ancaman hukuman atas dugaan tindak pidana diulas detail oleh media TV dan media maya.

Pada akhirnya, ketika terbukti bersalah, maka opsi putusan hakim dapat berupa hukuman mati, penjara, kurungan, denda, tutupan, dan hukuman tambahan.

Tatkala putusan pengadilan telah inkracht, pelaku pidana kejahatan kemudian akan dikirim ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) untuk menjalani masa hukuman.

Hukuman di sini bukan berarti tindakan balas dendam, akan tetapi sebaliknya, mereka akan dibina dengan serangkaian program pembinaan untuk menuntunnya ke jalan pertobatan, agar menyadari kesalahannya, dan melakukan perbaikan diri.

Narapidana hanya kehilangan kemerdekaan ruang. Selebihnya, hak sebagai warga Negara dijamin oleh UU. Harkat dan martabatnya tetap terjaga.

Standar layanan pembinaan narapidana di Lapas sesungguhnya sudah maju, hanya saja di dalam masih penuh sesak, rata-rata Lapas dan Rutan over kapasitas di atas 100 persen.

Keadaan ini sangat membebani efektivitas pembinaan. Ditambah sarana pembinaan juga masih sangat membutuhkan dukungan dari luar. Tentu, semua itu menjadi PR kita bersama, butuh kebijakan lintas lembaga dan partisipasi masyarakat.

Lapas laksana klinik daur ulang narapidana. Mereka yang masuk tercatat sebagai pelaku pidana dan kemudian dibina hingga selesai menjalani masa hukuman. Mereka kemudian bisa keluar (bebas) dengan harapan telah menjadi pribadi yang lebih manfaat, taat hukum, dan dapat diterima kembali oleh masyarakat.

Narapidana di dalam Lapas diwajibkan mengikuti beragam program pembinaan, utamanya terkait kesadaran beragama, kesadaran hukum, dan pelatihan bimbingan kerja.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved