Opini Damang Averroes Al Khawarizmi

Opini Damang Averroes Al-Khawarizmi; Membela Sambo

Jenderal berbintang dua Ferdy Sambo dibully habis-habisan di media sosial, tidak manusiawi, bengis, kejam, dan pengarang cerita fiktif.

Damang Averroes Al-Khawarizmi
Damang Averroes Al-Khawarizmi - Penulis opini Membela Sambo 

Oleh: Damang Averroes Al-Khawarizmi
Praktisi Hukum

TRIBUN-TIMUR.COM - Sejak Bharada E mengubah BAP-nya di hadapan penyidik Timsus Polri. Irjen Ferdy Sambo juga adalah bagian dari pelaku pembunuhan Brigadir Yosua.

Dan kemudian Sambo memberikan pengakuan sama kalau dia yang memerintahkan Bharada E, agar “menembak mati” Yosua.

Kini, beban berat seolah harus dipikul sendiri oleh Sambo.

Jenderal berbintang dua itu dibully habis-habisan di media sosial, tidak manusiawi, bengis, kejam, dan pengarang cerita fiktif.

Sambo membunuh ajudannya sendiri.

Ditengarai karena Yosua telah melecehkan, Putri Candrawathi.

Dan terkait dengan isu pelecehan ini sudah seharusnya lenyap dari pemberitaan, karena penyelidikan atas laporan pidananya sudah dihentikan oleh Bareskrim Polri.

Artinya, bukan peristiwa pelecehan yang menjadi motif dari Sambo membunuh Yosua.

Pembunuhan Biasa

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved