Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini Dian Safitri

Gen Z Bisa Apa?

Terlalu berambisi, suka hal yang instan, malas, suka membandingkan, suka mengkritik, kebanyakan healing, generasi manja.

TRIBUN TIMUR
Logo Tribun Timur - opini berjudul Gen Z Bisa Apa? 

Menurut hemat saya, Gen Z bukanlah generasi malas melainkan kemudahan akses yang dimiliki membuat kaum Gen Z lebih memilih kerja cerdas dibanding kerja keras.

Mereka lebih senang menggunakan teknologi seperti media sosial untuk menciptakan kreativitas seperti menjadi content creator yang dapat menghasilkan uang dengan mudah hanya bermodalkan telepon genggam, ataupun melakukan aktivitas seperti berbelanja dan berjualan online.

Selain itu, Gen Z lebih mampu terbuka akan perbedaan setiap individu. Sikap terbuka yang dimiliki Gen Z membuat mereka menjadi lebih peka terhadap kondisi lingkungan dan lebih berani berpendapat.

Mereka mencintai kebebasan dan dianggap generasi minim batas, itu karena usia kaum Gen Z saat ini terbilang usia muda sedang gencarnya mengeksplorasi berbagai hal.

Ditambah populasinya yang mendominasi, tidak heran media sosial saat ini dikuasai oleh Gen Z.

Kebanyakan dari mereka menggunakan media sosial sebagai media kampanye terhadap pola pikir kuno yang salah dan dinormalisasikan oleh masyarakat untuk diubah ke arah yang lebih baik.

Selanjutnya, Gen Z yang suka membahas mental health bukan berarti mereka generasi yang lemah.

Akan tetapi, mereka menyadari akan pentingnya kesehatan mental bagi kelangsungan hidup. Saya pun merasa kesehatan mental yang baik akan meningkatkan produktivitas dalam bekerja.

Gen Z menyelamatkan banyak kebahagiaan dan lebih toleran terhadap perbedaan.

Beberapa yang telah dilakukan Gen Z, seperti kampanye feminisme Gen Z berhasil menyadarkan banyak perempuan tentang hak dan perannya. Kampanye standar kecantikan dan anti body shaming, Gen Z berhasil meningkatkan kepercayaan diri setiap individu. Dan tidak terkecuali kampanye lingkungan hidup hingga politik dan masih banyak lagi.

Tidak hanya itu, kemampuan berpikir kritis yang dimiliki diikuti pula dengan kemampuan intelektual yang tinggi menjadikan Gen Z lebih ambisius dalam berkarir. Tidak sedikit dari Gen Z sudah memulai investasi dan membangun personal branding sedini mungkin yang membuat Gen Z mencapai kesuksesannya di usia muda.

Potensi-potensi keren Gen Z kadang tertutup oleh penilaian-penilaian buruk dari generasi sebelumnya. Generasi ini lahir dan besar di dunia digital serta tumbuh dengan teknologi sehingga mereka dituntut untuk serba cepat dan tentunya memiliki kekuatan yang harus diperhitungkan, mereka tidak takut mencoba hal-hal baru terlepas dari risiko yang ada.

Gen Z merupakan generasi yang progresif, mereka berusaha merancang masa depan yang lebih baik.

Gen Z memanfaatkan teknologi melalui media sosial dengan mengangkat berbagai permasalahan untuk terus dibahas yang kemudian telah berdampak dan membawa perubahan yang lebih baik.

Gen Z lebih mengimbau masyarakat untuk lebih reseptif, apresiatif dan kritis terhadap lingkungan, terlepas dari cara pikirnya yang memang bebas tanpa batas.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved