Jelang Lebaran Penjual Daun Ketupat & Daun Pisang Ramai di Pasar, Menjual dari Pukul 3 Subuh
Selain ketupat, daun pisang juga menjadi bahan yang banyak dijual di pasar jelang hari raya ini.
Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Waode Nurmin
Selain kulit ketupat, ayah dua anak itu juga membawa 800 lembar daun pisang dari Gowa.
Daun pisang ia jual seharga Rp 10 ribu per tiga lembar.
"Semua ini saya angkut pakai dua mobil tadi pagi dari Gowa," katanya.
Di tempat terpisah, Pasar Todopuli juga Tribun-Timur.com kunjungi sore hari.
Di pasar tersebut pedagang yang ditemui semuanya berada di dalam pasar.
Berbeda dengan di Pasar Pabaeng Baeng yang meluber hingga ke pinggir jalan pada pagi harinya.
Harga kulit ketupat di Pasar Toddopuli juga lebih mahal.
Hamzah misalnya menjual dua jenis bahan kulit ketupat.
Untuk bahan daun pandan, dijual seharga Rp 20 ribu per ikat atau berisi 10 biji.
Sementara yang berbahan daun kelapa dijualnya seharga Rp 10 Ribu per ikat. Jumlahnya juga sama yaitu 10 biji.
"Lebih mahal kalau daun pandan, karena lebih harum," katanya.
Adapun daun pisang, Hamzah jual seharga Rp 5000 per lembar.
Harga daun pisang Hamzah juga sama dengan yang dijual Nurmi, pedagang yang juga berada di Pasar Toddopuli.
Namun, Nurmi menjual ketupat berbahan daun pandan lebih murah yaitu seharga Rp 15 ribu per ikat yang berisi 10 biji. (*)