Headline Tribun Timur
Danny Pomanto Prioritaskan Guru Penggerak, Kadis Pendidikan: Semua Punya Peluang Sama
Pemerintah Kota Makassar akan melakukan seleksi calon kepala sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) negeri.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar akan melakukan seleksi calon kepala sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) negeri.
Saat ini, Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar sementara menyusun panitia seleksi.
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, menginginkan kepala sekolah berasal dari guru penggerak.
Karena itu, peserta seleksi berstatus guru penggerak memiliki peluang besar untuk menduduki kursi kepala sekolah.
"Iya, dites, kepala puskesmas juga dites. Minggu depan dites," ucap Danny, Minggu (12/6/22).
"Dites sesuai keahlian, guru kan ada formatnya itu (syarat), tapi saya maunya guru pelopor, guru penggerak," sambungnya.
Danny membocorkan, seleksi calon kepala sekolah menggunakan metode CAT dan wawancara.
Menurut Danny, seleksi calon kepala sekolah dan kepala puskesmas se-Kota Makassar, dijadwalkan dilaksanakan pekan ini.
Keinginan Danny ini sesuai dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, yang mengatakan semua guru penggerak di Indonesia akan diprioritaskan menjadi kepala sekolah.
Mengutip Kompas.com, Nadiem mengatakan bahwa guru penggerak merupakan salah satu program terpenting Kemendikbudristek untuk melahirkan pemimpin-pemimpin terbaik di bidang pendidikan.
Program tersebut, jelas Nadiem, akan menjadikan para guru pemimpin perubahan terbaik.
“Melalui program ini, pemerintah tidak hanya ingin menjadikan mereka guru-guru yang hebat, tetapi yang lebih penting lagi adalah menjadikan mereka pemimpin perubahan terbaik,” terang Nadiem.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbudristek, Iwan Syahril, mengatakan Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) merupakan upaya pemerintah menghidupkan kembali semangat, daya juang, dan pemikiran-pemikiran Ki Hajar Dewantara dalam membangun ekosistem pendidikan Indonesia yang ‘Merdeka Belajar’ dan selalu berpihak pada murid.
“Guru Penggerak adalah harapan kita untuk menjadi pemimpin-pemimpin pembelajaran yang akan menggerakkan roda-roda transformasi pendidikan di Indonesia,” tutur Iwan.
Melalui PPGP, lanjut Iwan, pemerintah berupaya mengubah paradigma kepemimpinan pendidikan Indonesia.