Ekonomi dan Investasi di Sulsel Dinilai Terhambat Akibat Demo Anarkis
Abdul Muttalib Hamid menilai kerusuhan dan pembakaran fasilitas publik dapat memperlambat aktivitas perdagangan
Penulis: Rudi Salam | Editor: Ari Maryadi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Demo yang berujung pada pembakaran gedung DPRD Makassar dan DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi.
Aksi anarkis ini dinilai berpotensi menghambat perputaran ekonomi.
Juga sekaligus menciptakan ketidakpastian sosial dan politik yang berkepanjangan.
Pengamat Ekonomi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Abdul Muttalib Hamid menilai kerusuhan dan pembakaran fasilitas publik dapat memperlambat aktivitas perdagangan, distribusi barang, serta mobilitas ekonomi di Makassar.
“Situasi tersebut juga memicu penurunan kepercayaan investor yang melihat tingginya risiko berbisnis di tengah ketidakstabilan,” kata Muttalib, saat dihubungi Tribun-Timur.com, Sabtu (30/8/2025).
Menurut Muttalib, jika gangguan terhadap pemerintahan terus berlangsung, terdapat dampak nyata bagi perekonomian yang mungkin terjadi.
Seperti terhambatnya pelayanan publik dan administratif yang menjadi tulang punggung kelangsungan bisnis dan investasi.
Lalu penurunan aktivitas ekonomi, lantaran sejumlah ruas jalan dan fasilitas umum rusak atau ditutup.
Kemudian tekanan terhadap nilai tukar rupiah, yang dapat melemah akibat ketidakpastian politik dan ekonomi.
Selanjutnya bakal menurunnya daya beli masyarakat karena ketidakstabilan sosial berpotensi memicu inflasi.
Ada juga dampak capital outflow atau penarikan investasi asing, yang menggerus dana investasi dan memengaruhi kinerja pasar saham.
Serta risiko jangka panjang berupa perlambatan pertumbuhan ekonomi serta menurunnya kepercayaan masyarakat dan pelaku pasar.
“Ketidakstabilan politik yang dipicu aksi anarkis ini bisa menjadi hambatan utama bagi roda perekonomian Makassar, bahkan dapat memicu krisis ekonomi daerah jika tidak segera ditangani,” papar Muttalib.
Olehnya, ia meminta pemerintah segera untuk mengambil langkah cepat.
Seperti pemulihan keamanan, dialog intensif dengan masyarakat, serta penyusunan kebijakan ekonomi yang lebih adaptif agar situasi tidak semakin memburuk.
Bupati Bone Takziah ke Rumah Duka Sarina Wati, Ibunda Korban Diberangkatkan Umrah |
![]() |
---|
Satu Telepon Terakhir, Lalu Sarina Pergi Selamanya |
![]() |
---|
Penanganan Pascakericuhan Aksi Unjuk Rasa 29 Agustus di Makassar |
![]() |
---|
Munafri: Mari Buktikan Warga Makassar Bisa Jaga Kotanya! |
![]() |
---|
Wali Kota Munafri Jenguk Korban Insiden DPRD di RS Grestelina, Biaya Ditanggung Pemkot |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.