Opini Tribun Timur
Omicron, Bukan yang Terakhir ?
Terhitung sejak 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan Covid-19 sebagai pandemi global.
Omicron mengalami mutasi pada ketiga bagian tersebut dan terbanyak pada RBD.
Inilah yang kemungkinan mampu menyebabkan Omicron mampu menular jauh lebih cepat dan mampu menembus sistem kekebalan tubuh meskipun telah melakukan vaksinasi.
Tetapi hal yang menarik bahwa dengan vaksin mampu menekan mutasi FCS pada Omicron sehingga tingkat keparahannya menjadi minimal.
Dua tahun Dunia bersama Pandemi.
Kita semua sama berharap dan berdoa semoga Pandemi ini segera berakhir dan tidak berjumpa lagi di momen tiga tahun dunia bersama Pandemi.
Varian-varian baru selain Omicron mungkin akan tetap ada karena virus akan terus hidup.
Tetapi manusia yang diberi akal harus mampu lebih pandai menghadapinya. Tidak ada jalan lain.
Kita harus bersama-sama menyukseskan program Vaksinasi dan tetap menjaga protokol kesehatan.
Kebiasaan cuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, hingga meminimalkan kumpul ditempat umum kalau tidak penting adalah masih yang terbaik.
Semoga dunia cepat pulih. Aamiin. Wallahualam.