Omicron
Terinfeksi Omicron Tanpa Gejala atau Ciri-ciri? Pasien Harus Ikuti Panduan Kemenkes Supaya Sembuh
Meski begitu, perawatannya dan tingkat keparahan Omicron ternyata dianggap lebih rendah.
j. diare.
Baca juga: Waspadai 5 Gejala Tak Biasa Varian Omicron yang Dirasakan saat Bangun Tidur
Baca juga: Kasus Covid-19 Juga Bertambah di Kabupaten Wajo, Omicron?
Virus Omicron
Kelompok ahli Technical Advisory Group on SARS-CoV-2 Virus Evolution (TAG-VE) mengatakan bahwa varian Omicron ini merupakan mutasi dan kombinasi dari virus corona.
Disampaikan oleh WHO bahwa infeksi penularan varian Omicron ini terkonfirmasi berasal dari spesimen varian corona.
Omicron ini penularannya dapat dideteksi dari tes PCR.
Maka untuk menghentikan penyebaran dari varian Omicron ini, WHO meminta negara-negara untuk melakukan hal-hal berikut:
- meningkatkan upaya pengawasan terhadap varian SARS-CoV-2 yang beredar
- mendata secara lengkap database lonjakan penularan
- melaporkan kasus/cluster yang terinfeksi
- melakukan penyelidikan lapangan dan penilaian laboratorium untuk meningkatkan pemahaman tentang dampak potensial dari virus varian baru dan melakukan metode diagnostik, respons imun, antibodi netralisasi, atau karakteristik lain yang relevan untuk mengantisipasinya.
Baca juga: Kasus Covid-19 Juga Bertambah di Kabupaten Wajo, Omicron?
Baca juga: Infeksi Varian Omicron Bisa Tembus 150.000 Kasus Per Hari, Kenali 10 Gejala hingga Cegah Penularan
Pencegahan Penularan Virus Omicron
Selain itu masyarakat diingatkan untuk selalu mengikuti anjuran protokol kesehatan sebagai upaya mengurangi risiko penularan COVID-19.
Langkah-langkah yang dianjurkan adalah sebagai berikut:
- Menggunakan masker yang pas
- Menjaga kebersihan tangan