Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Corona Sulsel Bertambah

Kasus Covid-19 Juga Bertambah di Kabupaten Wajo, Omicron?

Kasus penyebaran virus corona atau Covid-19 kembali meningkat di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Sukmawati Ibrahim
Hardiansyah Abdi Gunawan/Tribun Timur
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Wajo, Safaruddin. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Kasus penyebaran virus corona atau Covid-19 kembali meningkat di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan.

Sepekan belakangan ini, ada tiga kasus Covid-19 ditemukan di Kabupaten Wajo.

"Ada 3 kasus aktif baru yang ditemukan. Semuanya berasal dari Kecamatan Tempe," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Wajo, Safaruddin, Sabtu (5/2/2022).

Ketiga warga tersebut, saat ini menjalani isolasi. Safaruddin menyebutkan, ketiga warga tersebut masih satu keluarga.

"Kita belum tahu apakah varian Omicron atau bukan. Karena hasil tes PCR positif di Labkesda Soppeng, dan pihak Labkesda yang kirim sampelnya ke Litbangkes," katanya.

Lebih lanjut, Safar menyebutkan bahwa mulanya hanya satu orang yang terpapar.

"Namun, setelah dilakukan tracking terhadap beberapa kerabat yang pernah kontak, maka ada dua kerabat lainnya juga terpapar," tukasnya. 

Diketahui, di awal 2022 tersebut sudah ada empat kasus Covid-19 yang ditemukan di Bumi Lamaddukelleng.

Pada awal Januari 2022 lalu, seorang warga Kecamatan Tempe yang hendak melakukan perjalanan dinyatakan terkonfirmasi Covod-19.

Namun, warga tersebut telah dinyatakan sembuh.

Saat ini, Kabupaten Wajo menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 per Februari 2022.

"Saat ini kita (Wajo) berstatus PPKM level 2. Kita harapkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, dan segera vaksin bagi yang belum vaksin," katanya.

Kasus Covid-19 di Kabupaten Wajo sudah mencapai 1.452 orang secara keseluruhan. Ada 3 kasus aktif, 70 orang meninggal dunia, dan 1.379 orang yang telah dinyatakan sembuh.

Sementara itu, realisasi vaksinasi dosis pertama yakni 80.04 persen atau 250.773 orang dan dosis kedua 45,05 persen atau 135.522 orang, dan dosis ketiga 0,56 persen atau 1.688 orang. (*)

Laporan jurnalis Tribun Timur, Hardiansyah Abdi Gunawan

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved