Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Rp1 Miliar 1 Desa

Gegara Program Rp1 Miliar 1 Desa, Lutim Diganjar Penghargaan Bank Indonesia

Hadir Bupati Luwu Timur, Budiman dan Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Usman Sadik serta seratus peserta lintas sektor.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Muhammad Fadhly Ali
Tribun Timur/Ivan Ismar
Bupati Luwu Timur, Budiman menerima plakat dari Deputi Direktur BI Sulsel, Sani Eka Duta pada diseminasi joint research pembangunan inklusif Kabupaten Luwu Timur  "optimalisasi sektor pertanian sebagai basis ekonomi Luwu Timur", Senin (23/1/2022), di Kantor Bupati Luwu Timur. 

Selama ini, perekonomian Luwu Timur didominasi oleh Lapangan Usaha (LU) pertambangan dan penggalian.

LU pertambangan dan penggalian memiliki share hingga 52,83 persen terhadap PDRB Luwu Timur, atau 48,73 persen dari LU pertambangan Sulsel.

Walaupun memiliki potensi tambang nikel yang besar, LU pertambangan memiliki tren pertumbuhan yang cenderung menurun.

Selain itu, LU pertambangan juga relatif menyerap tenaga kerja lebih rendah jika dibandingkan dengan LU pertanian.

Disisi lain, LU pertanian, kehutanan dan perikanan memiliki share terbesar kedua di Luwu Timur dan perlu dikembangkan.

Pertanian memiliki pangsa 19,54 persen terhadap ekonomi Luwu Timur, atau hanya setengah dari pangsa LU Pertambangan.

Sebagai sentra produksi tabama dengan potensi pertanian yang besar, pangsa pertanian Luwu Timur di Sulsel juga masih dibawah 5 persen.

Selain itu, patut dicermati pula bahwa LU pertanian Luwu Timur terus menunjukkan tren penurunan pertumbuhan selama 6 tahun terakhir.

Oleh sebab itu, peningkatan LU pertanian sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru di Luwu Timur potensial, sekaligus sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan LU utama di Sulsel yang inklusif dan berkelanjutan.

Di sisi lain, upaya peningkatan ekonomi Lutim melalui sumber pertumbuhan ekonomi baru membutuhkan dukungan peningkatan investasi. Selama ini, investasi masih didominasi oleh sektor primer (pertambangan).

Lebih lanjut, Sani mengatakan Luwu Timur punya peluang dan tantangan perekonomian kedepan.

Pada basis sektor pertanian, khususnya perkebunan menjadi sektor utama penopang
ekonomi Luwu Timur selain pertambangan.

Serta bonus demografi yang mana Luwu Timur memiliki tren IPM yang terus meningkat sebagai dukungan untuk pengembangan potensi ekonomi baru.(Tribun-Timur.com)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved