Breaking News:

Tribun Makassar

6 Nelayan Asal Takalar & Makassar Ditangkap Polisi Usai Penangkap Penyu Hijau

Mereka ditahan lantaran terlibat penangkapan penyu hijau atau Chelonia Mydas yang merupakan satwa atau hewan dilindungi.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Saldy Irawan
tribun-timur/muslimin
Saat Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana didampingi Dirkrimsus Polda Sulsel Kombes Pol Widoni Fedri merilis pengungkapan penangkap penyu dilindungi di Mapolda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Selasa (11/1/2021) sore.   

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Empat warga Kabupaten Takalar dan dua warga Kota Makassar ditahan di Mapolda Sulsel.

Mereka ditahan lantaran terlibat penangkapan Penyu hijau atau Chelonia Mydas yang merupakan satwa atau hewan dilindungi.

Ke enam pelaku yang merupakan nelayan, masing-masing berinisial, S (49), Z (18), B (54), R (71), K (34), dan R (53).

Penangkapan ke enam orang itu, dilakukan atas penyelidikan gabungan.

Melibatkan Direktorat Kriminal Khusus Polda Sulsel dan Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang naungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana mengatakan, ke enam pelaku sudah berstatus tersangka.

Mereka terlibat dugaan tindak pidana menangkap, menyimpan, memiliki dan memperniagakan penyu hijau atau Chelonia Mydas.

Sebagaimana diatur dalam Undang-undang No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

"Pasal yang dilanggar terkait tindak pidana ini adalah pasal 40 ayat 2, pasal 21 ayat 2 huruf a," kata Komang Suartana saat merilis kasus itu di Mapolda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Selasa (11/1/2021) sore.

Ancaman hukuman penerapan dua pasal itu, lanjut Komang, maksimal lima tahun penjara dan denda Rp 100 juta.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved