OPINI
Habitus New Normal
Meski secara global, pandemic Covid-19 telah mengalami penurunan, namun virus corona tetaplah virus yang tidak akan musnah.
OPINI oleh Dr Hairuddin K, S.S, SKM, M.Kes Wakil Rektor IV Universitas Megarezky (Unimerz) Makassar
Meski secara global, pandemic Covid-19 telah mengalami penurunan, namun virus corona tetaplah virus yang tidak akan musnah.
Meski masih berstatus pandemic namun pada akhirnya virus ini akan berstatus endemic.
Artinya, virus ini akan tetap ada bersama kita, selamanya.
Kewaspadaan dan kedisiplinan menjalankan protocol kesehatan menjadi kuncinya.
Perkembangan mutakhir pandemi covid-19 menunjukkan bahwa penambahan kasus harian di Sulawesi Selatan menunjukkan tingkat perkembangan terbesar ke 7 di Indonesia.
Kasus kumulatif covid-19 di Sulawesi Selatan sebesar 109.457 dengan total kesembuhan 106.377 dan jumlah kematian 2.230 orang.
Kasus harian yang termasuk 10 besar di Indonesia menunjukkan bahwa situasi pandemic covid-19 masih perlu perhatian khusus.
Status endemic yang nantinya disandang oleh virus ini menandakan bahwa ancamannya akan tetap eksis.
Ancaman yang mengharuskan kita untuk memasuki gaya hidup baru, new normal.
New normal dapat digambarkan sebagai perubahan perilaku hidup masyarakat dengan menjalankan aktivitas keseharian seperti biasa namun dengan mematuhi protocol kesehatan ditengah ancaman resiko Covid-19
Pandemi covid-19 tidak hanya menyebabkan kondisi kesehatan nasional memburuk namun juga berdampak pada sector ekonomi khususnya pada sector pariwisata, transfortasi udara,laut dan darat, otomotif, konstruksi dan infrastruktur, finansial dan migas.
Keenam sector ini mengalami penurunan yang signifikan. Meskipun ada beberapa sector yang mengalami penguatan seperti agribisnis,telekomunikasi, ritel dan e-commerce, farmasi dan produk pembersih dan alat kesehatan.
New normal di Indonesia menyebabkan tata hubungan kemasyarakatan menjadi berubah sekaligus berkembang.
Ada 3 skema sosial yang berkembang selama masa new normal yakni solidaritas sosial yang semakin tinggi, digitalisasi media dalam kehidupan dan restriksi interaksi sosial langsung dengan Stay at Home.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dr-hairuddin-k-ss-skm-mkes-wakil-rektor-iv-universitas-megarezky-unimerz-makassar-1.jpg)