Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Update Corona Luwu Timur

Positif Covid-19 Luwu Timur Bertambah 14, Sembuh 36

Kasus positif  tersebar di Kecamatan Wotu 2 orang, Tomoni 1 orang, Mangkutana 1, Angkona 5, Wasuponda 3, dan Towuti 2 orang.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/IVAN
Jubir Satgas Covid-19 Luwu Timur, Masdin 

Tim satgas desa di Kabupaten Luwu Timur diminta menjadikan tempat isolasi mandiri terpadu (isoter) pasien Covid-19 dibuat lebih nyaman.

"Saya minta agar tempat isolasi terpadu dilengkapi fasilitas yang benar-benar representatif. Sehingga warga diisolasi di sana merasa betah dan nyaman," kata Budiman kepada TribunLutim.com via WhatsApp, Sabtu (28/8/2021).

Isoter di sejumlah desa memang sudah dibuat untuk kebutuhan isolasi bagi pasien Covid-19. Isoter ini juga mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 yang mengisi bed di rumah sakit.

Budiman juga telah meninjau lokasi Isoter di sejumlah lokasi Jumat (27/8/2021) kemarin,  di antaranya Isoter di Desa Ledu Ledu, Kecamatan Wasuponda.

Kemudian, ruang Isoter di Desa Wawondula, Kecamatan Towuti dan ruang Isoter Desa Sorowako, Kecamatan Nuha. 

Ikut juga Kapolres Luwu Timur AKBP Silvester Mangombo Marusaha Simamora dan Perwira Penghubung (Pabung), TNI Mayor Martinus Pagasing.

Budiman juga meninjau fasilitas rumah sakit darurat di Enggano Camp, Kecamatan Towuti dan tempat isolasi di Old Camp, Desa Sorowako Kecamatan Nuha.

Budiman meyakini, fasilitas yang lengkap dan repsentatif mampu memberi efek positif bagi peningkatan imunitas pasien.

"Sehingga selama menjalani perawatan pasien tidak akan merasa tertekan selama berada di ruang isolasi," ujarnya.

Bupati juga meminta kepada tim tracer di desa bisa mengarahkan warga yang terpapar melakukan isolasi mandiri di tempat yang sudah disiapkan.

Menurutnya, selama warga menjalani Isoman di rumah, dikhawatirkan terjadi transmisi penyakit karena tidak disiplin dalam menjalankan prokes dan tidak terpantau perkembangannya.

"Kalau di desa kan ada petugas yang standby menangani jadi terpantau terus perkembangannya," katanya.

"Begitu juga dalam penerapan prokesnya pasti terawasi langsung," imbuh Budiman.

Perangkat desa dan bidan desa diminta mengawasi perkembangan warga yang sedang Isolasi mandiri.

"Termasuk memperhatikan kebutuhan harian dan juga kedisiplinannya selama menjalani masa isolasi," katanya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved