Tribun Sinjai

Waduh! Tiang Listrik Berdiri di Badan Jalan Poros Sinjai Barat-Bulukumba

Tiang listrik tersebut lebih awal ditanam, saat jalan masih berupa jalan tanah belum beraspal.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SYAMSUL BAHRI
Tiang listrik berdiri di badan jalan provinsi di Dusun Bolalangiri, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Tiang listrik berada di badan jalan poros provinsi yang menghubungkan Botolempangan-Bontokatute Sinjai dengan Munte Palampang Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Tiang listrik tersebut tepat berada di Dusun Bolalangiri, Kabupaten Sinjai.

Pantauan tribun-timur.com, jalan tersebut tampak menikung.

Sebelum tikungan dari arah Desa Botolempangan, Kecamatan Sinjai Barat terdapat tiang listrik yang 'memakan' badan jalan.

Warga yang melintasi kawasan ini mesti berhati-hati.

Pasalnya disisi badan jalan terdapat jurang sedalam 50 meter.

"Kami terganggu saat lintasi jalan ini pak karena tiang listrik tertanam di tengah jalan," kata Haryanto, warga asal Kecamatan Sinjai Borong, Kamis (2/9/2021).

Sekadar informasi, jalan ini dikerjakan oleh PT Cahaya Seppang Bulukumba itu tampak mulus, sudah beraspal.

Jalan ini baru saja selesai dikerjakan dengan menggunakan sumber anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional APBD Provinsi Sulawesi Selatan.

Total nilai anggaran sebesar Rp 19.062.235.100 miliar dengan masa waktu pekerjaan 150 hari kerja.

Sedang masa pemeliharaan 365 hari kerja.

Proyek jalan tersebut merupakan proyek jalan lanjutan dari tahun lalu yang akan menghubungkan Ambi Desa Botolempangan, Kecamatan Sinjai Barat ke Munte Palampang, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba sejauh empat kilometer.

Tahun ini rencana dikerja 6 kilometer untuk menyambungkan poros Munte, Palempeng Kabupaten Bulukumba.

Tujuan pekerjaan jalan tersebut untuk memperlancar akses ekonomi tiga daerah di Sulawesi Selatan yakni masyarakat Bulukumba, Sinjai, Malino-Gowa.

Akses ini juga nantinya jika rampung tercepat dari Bira Bulukumba ke Malino Kabupaten Gowa.

Sehingga oleh masyarakat di Bulukumba dan Sinjai sebagai jalur akses wisata Bira-Malino.

Sementara pihak PLN Ranting Sinjai mengungkapkan bahwa tiang listrik tersebut lebih awal ditanam, saat jalan masih berupa jalan tanah belum beraspal.

"Terkait jaringan listrik desa ini memang dibangun sebelum pekerjaan jalan, awal tahun 2020 jaringan listriknya selesai," kata Petugas Lapangan PLN Ranting, Sinjai Ridwan.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada saat pihak pekerja proyek jalan mengerjakan jalan tersebut, mereka tidak menyampaikan permohonan ke PLN agar tiang tersebut dapat digeser.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved