Sakit Hati Motif Legislator PAN Kamrianto Bakar Mobil Kader Demokrat Sinjai
Polisi ungkap motif Kamrianto bakar mobil Ketua OKK Demokrat Sinjai. Diduga sakit hati soal urusan pribadi.
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Polisi ungkap motif pembakaran mobil Ketua OKK Demokrat Sinjai, Iskandar, yang melibatkan anggota DPRD Sinjai, Kamrianto.
- Pelaku diduga sakit hati karena menuding korban menyembunyikan pria yang dilaporkan berselingkuh dengan istrinya. Kamrianto kini ditahan dan dinyatakan positif narkoba. Berkas perkara segera dilimpahkan ke kejaksaan.
TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI – Polisi mengungkap motif pembakaran mobil milik Ketua OKK Partai Demokrat Sinjai, Iskandar.
Pembakaran ini melibatkan anggota DPRD Sinjai dari Partai Amanat Nasional (PAN), Kamrianto (31).
Kasi Humas Polres Sinjai, Ipda Agus Santoso, menyebut pelaku nekat membakar mobil karena sakit hati terhadap korban.
“Motifnya, Kamrianto merasa sakit hati karena menganggap korban menyembunyikan keberadaan lelaki Sahar (33),” ujar Agus Santoso, Jumat (7/11/2025).
Sahar merupakan kerabat dekat Kamrianto yang sebelumnya dilaporkan ke polisi karena diduga berselingkuh dengan istri Kamrianto, DA (28).
Kamrianto menuding Iskandar bersekongkol dengan Sahar dengan menyembunyikan keberadaannya.
Laporan tersebut tercatat dalam tanda bukti lapor nomor: TBL/254/X/2025 RES SINJAI.
Sahar dan DA telah diperiksa oleh Unit PPA Polres Sinjai.
Baca juga: Anggota DPRD Sinjai Kamrianto Tersangka Pembakaran Mobil Iskandar Kader Demokrat
Keduanya membantah tudingan perselingkuhan.
Pertemuan mereka hanya membahas kerja sama bisnis program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Persoalan pribadi itu memicu amarah Kamrianto hingga berujung pada dugaan pembakaran mobil Iskandar.
“Proses penyidikan sedang berjalan. Kami masih melengkapi berkas untuk tahap pelimpahan ke kejaksaan,” kata Agus.
Peristiwa pembakaran terjadi pada 23 Oktober 2025 sekitar pukul 03.45 Wita di kawasan Lappa Mas 3, Kecamatan Sinjai Utara.
Polisi menangkap dua tersangka, yakni Kamrianto dan Supriadi (35), setelah mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.
Selain kasus pembakaran, hasil tes urine menunjukkan Kamrianto positif mengonsumsi narkoba. (*)
| DPRD Sulsel Gagas Perda Perlindungan Anak di Momen Hari Kartini |
|
|---|
| Ketua DPRD Sulsel: Perempuan Kuasai Nilai Bisnis Rp2.279 Triliun |
|
|---|
| Kewalahan Tumpas Geng Motor di Makassar, Polda Sulsel: Kita Sudah Patroli, Mereka Berpindah-pindah |
|
|---|
| Cicu Tegaskan IRT dan Ibu Pekerja Sama Besar Tantangan dan Perannya |
|
|---|
| Harga Beras dan Kol Naik di Bulukumba, Sejumlah Komoditas Lain Justru Turun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kamrianto-dan-mobil-dibakar.jpg)