Tribun Wajo
Usai Dikritik, DPRD Wajo Batalkan Pembelian Dua Randis Baru di Tengah Pandemi
"Anggaran yang tersedia akan kita alihkan ke kegiatan lain, tentu yang lebih penting dan mendesak," katanya.
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Saldy Irawan
"Anggaran 1 miliar, apabila digunakan untuk membantu masyarakat di tengah pandemi tentu sangat urgen dan sangat bermanfaat," katanya.
Selain itu, kritik juga datang dari aktivis Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB), Rizal Ahmadi, yang meminta DPRD Wajo untuk menunda rencana pembelian mobil dinas untuk Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II.
"Di tengah pandemi ini, alangkah eloknya DPRD menunda membeli mobil baru. Apalagi mobil dinas saat ini masih layak digunakan," katanya.
Rizal menambahkan, wakil rakyat tersebut tentu lebih memahami kondisi rakyat yang saat ini tengah kesusahan di tengah pandemi Covid-19.
Bahkan, Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Wajo, Sumardi Arifin juga ikut mengkritisi rencana pembelian dua randis baru itu.
"Rakyat tengah berada dalam kesulitan, ekonomi kita terpuruk. Kita berharap kepekaan sosial legislator di masa pandemi ini," katanya.
Sumardi menyarankan, alangkah bijaknya apabila rencana pembelian mobil dinas itu diurungkan.
"Sebab, randis yang ada saat ini sungguh masih layak digunakan. Apalagi kan saat ini kondisi pandemi, mobilitas kita juga dibatasi, jadi pembelian randis baru dirasa sangat tidak mendesak," kata lelaki yang akrab disapa Fassongko Tanre itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kantor-dprd-wajo-2882020.jpg)