Breaking News:

Tribun Luwu Timur

Bupati Lutim Gabung PDIP, Ketua Golkar: Bentuk Pencederaan Politik, Dia Tidak Ada Apa-apanya

Taufan Pawe mengatakan pilihan politik Budiman adalah bentuk pencederaan politik bagi Partai Golkar.

TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI
Kolase Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Taufan Pawe, Bupati Luwu Timur Budiman, dan Sekretaris DPD PDIP Sulsel Rudy Pieter Goni. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Taufan Pawe, merespon pilihan politik Bupati Luwu Timur (Lutim), Budiman.

Taufan Pawe mengatakan pilihan politik Budiman adalah bentuk pencederaan politik bagi Partai Golkar.

Budiman memutuskan bergabung menjadi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Ia ditunjuk menjadi Ketua DPC PDIP Luwu Timur.

"Kami Golkar dewasa melihatnya, itu pencederaan politik," kata Taufan Pawe di Parepare, Jumat (23/4/2021).

Taufan Pawe mengungkapkan, Budiman awalnya adalah seorang birokrat Pemkab Lutim atau bawahan Muh Thoriq Husler.

Semasa hidupnya Thoriq adalah Bupati Luwu Timur sekaligus Ketua DPD II Golkar Luwu Timur.

Taufan Pawe mengatakan, Budiman maju Pilkada Luwu Timur atas ajakan Thoriq Husler. Setelah Thoriq meninggal sebelum pelantikan, Budiman otomatis menjadi bupati.

Taufan Pawe mengatakan, Partai Golkar adalah pengusung utama pasangan Muh Thoriq Husler-Budiman di Pilkada Luwu Timur. Bahkan Golkar mengusung dalam posisi cukup.

"Budiman diusung oleh Partai Golkar, Golkar utuh sebagai partai pengusung, tapi kenyataannya seperti itu, ya kita lihat saja perjalanan politik ke depan," ujarnya.

"Dia itu awalnya tidak ada apa-apanya, dia itu birokrat, Golkar yang ajak gabung maju Pilkada. Golkar melihat ini pembelajaran berat," tambah Taufan Pawe.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved