Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Penyegelan Labissa Cafe

Labissa Disegel Kejati, Puluhan Warga Bulukumba Kehilangan Pekerjaan

Penyegelan terhadap lima unit usaha milik tersangka kasus dugaan kredit fiktif, di Bank Sulselbar Bulukumba, Reza, telah dilakukan oleh Kejati Sulsel

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Sudirman
ist
Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sulsel, melakukan penggeledahan terhadap sejumlah aset milik tersangka pengajuan kredit fiktif Bank Sulselbar, Reza, di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel). 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Penyegelan terhadap lima unit usaha milik tersangka kasus dugaan kredit fiktif, di Bank Sulselbar Bulukumba, Reza, telah dilakukan oleh Kejati Sulsel, Sabtu (10/4/2021) malam.

Lima jenis usaha tersebut yakni Labissa Cafe, Vape Store, Car Wash, Labissa Advertising dan juga salon.

Pasca penyegelan, kini tak ada lagi aktivitas diseluruh unit usaha yang berada di Jalan Melati, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu, tersebut.

Puluhan warga yang menjadi karyawannya, kini kehilangan pekerjaan.

Manager Labissa Cafe, Fitrah Ramadhan menjelaskan, bahwa puluhan karyawan Labissa kini bersedih.

Apalagi saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19, sehingga sulit untuk mencari kerja.

"Di Labissa Cafe sendiri ada sebanyak 11 orang yang kehilangan pekerjaan," ujar Fitrah Ramadhan, Senin (12/1/2021).

Terdiri dari 10 orang karyawan dan satu orang manager. 

"Mereka ini rata-rata warga Bulukumba, ada juga satu orang dari Jeneponto dan satu orang dari Sinjai," beber Fitrah.

Ia mengaku, bahwa mereka sangat terdampak akibat penyegelan ini.

Walaupun disisi lain, dia tetap menghargai proses hukum yang menimpa bosnya.

"10 orang ini kecewa, karena baru seminggu kerja dan penyegelan dilakukan pas sedang re-opening. Karena cafe ini kan sudah direnovasi, jadi dibuka kembali dengan diadakan re-opening," jelas dia.

Untuk di car wash sendiri ada sebanyak 12 karyawan, terdiri dari 10 orang tukang cuci dan dua orang kasir. 

Sementara di Labissa Advertising, ada sebanyak 9 orang, terdiri desainer, kasir, dan operator mesin.

Sedangkan untuk salon ada sebanyak tiga orang karyawan, dan satu karyawan lainnya di vape store.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved