Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Demo mahasiswa

Demo Dugaan Korupsi Disdik Bulukumba, Damkar Larang Massa IMM Bakar Ban Bekas

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mempertanyakan kelanjutan dugaan korupsi Disdik Bulukumba senilai Rp52 yang ditangani Kejari.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Samsul Bahri
DEMO MAHASISWA - Aksi mahasiswa dari IMM di depan kantor Kejari, Jl Rambutan Bulukumba, Rabu (8/4/2026). Mahasiswa mendesak Kejari tangani secara profesional dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Bulukumba, 

TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA - Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muslim Indonesia (IMM) Cabang Bulukumba, Sulawesi Selatan menggelar unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, Jl Rambutan pada pukul 14.00 Wita, Rabu (8/4/2026).

Aksi mahasiswa ini dijaga ketat anggota kepolisian, TNI, Satpol PP dan Petugas Pemadam Kebakaran.

Ada puluhan mahasiswa turun melakukan aksi.

Awalnya berjalan normal, satu persatu bergantian orasi menyampaikan tuntutan.

Berselang 20 menit, mahasiswa berupaya membakar ban bekas di sela-sela orasi.

Ban bekas diletakkan di bagian bahu aspal, Jalan Rambutan.

Salah seorang mahasiswa kemudian menyiram bahan bakar minyak berupa partalite.

Ban terbakar sekitar semenit, personil Damkar berusaha memadamkan api.

Baca juga: Dulu Diusut Kejaksaan, Kini Dugaan Korupsi Alsintan Soppeng Dihentikan! Demo Mahasiswa Sia-sia

Mahasiswa menolak sikap petugas Damkar sehingga terjadi saling dorong berebut ban bekas yang telah dipadamkan.

Mahasiswa merapat ke arah petugas Damkar aksi saling dorong dan adu mulut terjadi.

Usai saling dorong dan berebut ban bekas, aksi orasi mahasiswa tampak terganggu.

"Silahkan orasi tapi jangan membakar ban bekas di atas jalan, karena merusak fasilitas umum dan membuat polusi dan mengganggu kenyamanan warga di sini," kata Kasi Sapras Pemadam, Andi Baso Sullewatan.

Tampak juga Kasatpol dan Pemadam, Andi Ashadi mengenakan baju kemeja hitam dan topi hitam membujuk mahasiswa agar tidak membakar ban bekas.

Usai berebut ban bekas, mahasiswa kemudian melanjutkan aksinya.  

Aksi mahasiswa itu dipimpin oleh Jenderal Lapangan Jayadi Adro.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved