Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Antisipasi Campak, Dinkes Bulukumba Genjot Imunisasi Gratis untuk 8.925 Anak

Masyarakat diimbau segera membawa anak ke puskesmas, rumah sakit, maupun fasilitas kesehatan swasta terdekat.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
WASPADA CAMPAK - Kasatpol PP Bulukumba, Andi Ashadi memberi vitamin vaksin kepada seorang murid SD di salah satu sekolah di Ujung Bulu. Dinas Kesehatan antisipasi kasus campak saat ini. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, mengantisipasi penyebaran penyakit campak.

Langkah ini dilakukan dengan membuka layanan imunisasi di berbagai fasilitas kesehatan.

Masyarakat diimbau segera membawa anak ke puskesmas, rumah sakit, maupun fasilitas kesehatan swasta terdekat.

Imunisasi campak diberikan secara gratis sesuai program pemerintah.

Kepala Dinas Kesehatan Bulukumba, dr. Amrullah, menegaskan imunisasi merupakan langkah paling efektif mencegah penyebaran campak.

“Peningkatan kasus campak ini menjadi perhatian serius. Kami mengajak orang tua memastikan anak-anaknya mendapat imunisasi lengkap,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Pemkab Bulukumba menargetkan imunisasi kejar rampung pada April 2026.

Total sasaran mencapai 8.925 anak, dengan rincian, 1.004 sasaran imunisasi campak 1 (MR1), 886 sasaran imunisasi campak 2 (MR2), dan 7.035 sasaran siswa kelas 1 SD.
 
Hingga saat ini, capaian imunisasi, MR1: 773 anak (76,9 persen), MR2: 639 anak (72,2 % ), dan Kelas 1 SD: 5.863 anak (83,4 % )

Dinkes menilai angka ini masih perlu ditingkatkan untuk membentuk kekebalan kelompok.

Amrullah menegaskan, pengendalian campak membutuhkan dukungan semua pihak.

Mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah desa, sekolah, hingga organisasi masyarakat.

“Kolaborasi diperlukan agar cakupan imunisasi merata hingga desa dan kelurahan,” katanya.

Humas Pemkab Bulukumba, A Ayatullah, kembali mengingatkan masyarakat.

Ia meminta orang tua tidak menunda imunisasi anak.

“Silakan datang ke puskesmas, rumah sakit, atau fasilitas kesehatan swasta. Semua sudah disiapkan secara gratis,” ujarnya.

Bagian Program Nasional

Program ini merupakan bagian dari upaya nasional pengendalian campak.

Sejumlah daerah lain seperti Kabupaten Maros, Luwu Timur, dan Jeneponto juga menjalankan program serupa.

Dengan gerak bersama dan kesadaran masyarakat, pemerintah berharap penyebaran campak dapat ditekan.

Sekaligus menjaga kesehatan anak-anak di Kabupaten Bulukumba tetap aman. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved