Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Politani Pangkep

Perkuat Daya Saing Lulusan, Jurusan Agribisnis Politani Pangkep Gelar Workshop Kurikulum Dual System

Pada Workshop Kurikulum Dual System tersebut, pihak jurusan menghadirkan narasumber dari pihak industri dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah

Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Arif Fuddin Usman
dok politani pangkep
Jurusan Agribisnis Politeknik Pertanian Negeri Pangkep mengundang narasumber kompeten yang juga stakeholder pada Workshop Kurikulum Dual System di Hotel Grand Palace, Makassar, 12-13 November 2020. Kegiatan ini dalam rangka penyelarasan kurikulum berbasis industri dan dunia kerja. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jurusan Agribisnis Politeknik Pertanian Negeri Pangkep atau Politani Pangkep menggelar Workshop Kurikulum Dual System.

Kegiatan ini dalam rangka penyelarasan kurikulum berbasis industri dan dunia kerja yang yang dilaksanakan di Hotel Grand Palace, Makassar, 12-13 November 2020.

Baca juga: Tim Dosen Politani Pangkep Lakukan Program Pengembangan Desa Mitra ke Kelompok Tani Nilam di Barru

Baca juga: Tekad Wujudkan Kampus Merdeka, Dr Mauli Kasmi Daftar Calon Direktur Politani Pangkep 2021-2025

Jurusan Agribisnis yang membawahi Program Studi Agribisnis Perikanan dan Program Studi Administrasi Bisnis International Politani Pangkep.

Pada Workshop Kurikulum Dual System tersebut, pihak jurusan menghadirkan narasumber dari pihak industri dan pelaku Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

Prodi Administrasi Bisnis International menghadirkan tiga orang pemateri yang kompeten di bidang masing-masing.

Jurusan Agribisnis Politeknik Pertanian Negeri Pangkep atau Politani Pangkep menggelar Workshop Kurikulum Dual System di Hotel Grand Palace, Makassar, 12-13 November 2020. 
Kegiatan ini dalam rangka penyelarasan kurikulum berbasis industri dan dunia kerja.
Jurusan Agribisnis Politeknik Pertanian Negeri Pangkep atau Politani Pangkep menggelar Workshop Kurikulum Dual System di Hotel Grand Palace, Makassar, 12-13 November 2020. Kegiatan ini dalam rangka penyelarasan kurikulum berbasis industri dan dunia kerja. (dok politani pangkep)

Yakni Arafat Fauzi, SE. MM (Marketing Eksekutive Panakukang Square), Dra. Nuraeni ( Ketua KWN Fatimah Azzahra), Ayip Abu Bakar. SE ( manager HRD Perkasa Grup).

Sedangkan untuk Prodi Agribisnis Perikanan menghadirkan cukup banyak narasumber yakni enam orang.

Mereka adalah Bimawan Singgih Yulianto, SE. MM. (Wakil Pemimpin BNI Bidang Bisnis Banking) didampingi oleh Muhammad Irjan Nasaruddin. SP. (Pemimpin BNI Cabang Mattoanging).

Baca juga: Perkuat Daya Saing Lulusan, Jurusan Agribisnis Politani Pangkep Lakukan Sertifikasi Kompetensi

Baca juga: 58 Lulusan Agribisnis Politani Pangkep Ikut Proses Yudisium Virtual, Pesan Ketua Jurusan Mauli Kasmi

Lalu Irmawaty Azis SP MM (Wakil Pemimpin Bidang Pemasaran Bisnis BNI KC Mattoanging) dan Andi Rhisky Putrawan. SE (Pengelola Manajemen Bisnis Banking).

Kemudian dua narsum dari usahawan yakni Ir H. Haruna Hamal (PT. Esaputlii Prakarsa Utama, Barru) dan Mulyadi (manager produksi CV. Rezeki Bahari).

Ketua Jurusan Agribisnis Politani Pangkep Dr Mauli Kasmi SPi MSi menjelaskan kegiatan ini sebagai upaya peningkatan mutu lulusan.

Jurusan Agribisnis Politeknik Pertanian Negeri Pangkep atau Politani Pangkep menggelar Workshop Kurikulum Dual System di Hotel Grand Palace, Makassar, 12-13 November 2020. 
Pada kegiatan ini pihak jurusan mengundang stakeholder untuk memberi masukan terkait kurikulum berbasis industri dan dunia kerja.
Jurusan Agribisnis Politeknik Pertanian Negeri Pangkep atau Politani Pangkep menggelar Workshop Kurikulum Dual System di Hotel Grand Palace, Makassar, 12-13 November 2020. Pada kegiatan ini pihak jurusan mengundang stakeholder untuk memberi masukan kurikulum berbasis industri dan dunia kerja. (dok politani pangkep)

"Jadi ini bagian dari usaha kita untuk meningkatkan kualitas lulusan yang antara lain melalui kegiatan revisi kurikulum berbasis industri.

"Sehingga alumni kita dapat terserap dalam dunia kerja. Jadi kita ingin mendapatkan masukan dari stakeholder," kata Mauli Kasmi dalam sambutannya.

Revisi kurikulum kali ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan mendukung peningkatan kualitas lulusan.

"Masukan dari pemangku kepentingan dan bidang industri akan menjadi bahan telaah baik dalam penguatan materi pembelajaran maupun pelaksanaan praktik mahasiswa," tambahnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved