Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Macet Akibat Jalan Ditutup, Driver Ojol Bubarkan Demo Tiga Dekade Amarah di Depan UMI

Aksi pembubaran merupakan bentuk keresahan driver ojek online atas akses jalan yang ditutup pendemo sejak sore hari.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/EMBA
DEMO - Demo blokade jalan dibubarakan driver ojek online di depan kampus UMI Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (24/4/2026) malam.  

Ringkasan Berita:
  • Aksi peringatan 30 tahun tragedi April Makassar Berdarah (Amarah) di depan kampus Universitas Muslim Indonesia berujung ricuh setelah sejumlah driver ojek online membubarkan demonstrasi. 
  • Penutupan jalan oleh massa aksi memicu keresahan ojol, yang kemudian mendatangi lokasi hingga membuat pendemo berlarian masuk ke dalam kampus.
  • Kericuhan tak terhindarkan saat terjadi aksi saling lempar batu antara mahasiswa dan driver ojol. 
 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Driver ojol membubarkan demo tiga dekade tragedi April Makassar Berdarah (Amarah).

Demo di depan kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Jl Urip Sumoharjo, Jumat (24/3/2026).

Aksi pembubaran merupakan bentuk keresahan driver ojek online atas akses jalan yang ditutup pendemo sejak sore hari.

Sekelompok driver ojol mendatangi para pendemo dari arah Fly Over atau sisi barat kampus UMI.

Melihat kedatangan sekelompok driver ini, pendemo kocar-kacir berlarian ke dalam kampus UMI.

Saat berada di dalam kampus, kelompok pendemo melakukan perlawanan dengan aksi lempar batu.

Aksi saling lempar batu tidak terhindarkan di salah satu ruas jalan protokol Kota Makassar ini.

Baca juga: Peringati 30 Tahun Tragedi Amarah, Mahasiswa UMI Tutup Jl Urip Sumoharjo

Tidak hanya itu, kelompok ojol juga merangsak masuk ke dalam kampus begitu melihat kedatangan polisi.

Pagar UMI di sisi timur tampak rusak dijebol dalam kericuhan itu.

Aparat kepolisian dari Sabhara Polrestabes Makassar dan Polda Sulsel tiba di lokasi.

Mereka melakukan penyisiran di dalam kampus mengendarai motor dan mobil.

Pengamanan lokasi dipimpin Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana.

Mahasiswa berunjuk rasa dari organisasi internal kampus dan eksternal.

Peringatan ini digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap tragedi berdarah yang terjadi pada 24 April 1996 silam.

"Amarah adalah tragedi pembungkam demokrasi yang terjadi di UMI 30 tahun lalu," ucap salah satu orator dengan pengeras suara.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved