Klinik Aborsi
Ngeri! 7 Fakta Klinik Aborsi di Jakarta, Cari Mangsa Lewat Situs hingga Dibuang ke Septic Tank
FAKTA Klinik Aborsi Diungkap Polisi, Pemilik, Dokter dan Pelanggan Ditahan, Untung Fantastis
TRIBUN-TIMUR.COM - Ngeri 7 Fakta Kinik Aborsi di Jakarta Pusat Ini.
Mulai dari Cari Mangsa Lewat Situs hingga Dibuang ke Septic Tank.
• Ini 5 Tips Sederhana yang Bisa Membuatmu Tertidur Lebih Cepat dan Nyenyak, dari Olahraga hingga Buku
• Ladang Minyak Timor Leste Diprediksi Kering 2022, Bakal Bangkrut 2027, Tapi Optimistis Seperti Dubai
Polisi menggerebek klinik aborsi ilegal di Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat.
Dalam kasus itu, Polda Metro Jaya menetapkan 10 orang sebagai tersangka.
Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Mereka adalah LA (52), DK (30), NA (30), MM (38), YA (51), RA (52), LL (50), ED (28), SM (62), dan RS (25).
LA merupakan pemilik klinik, DK sebagai dokter, NA sebagai kasir, MM petugas USG, YA dan LL sebagai pembantu dokter.
• Napi Vonis Hukuman Mati Asal China Ini Lepas, Buat Terowongan untuk Lolos Diri dari Lapas Tangerang
• Hari Tani Nasional 2020, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Apresiasi Program Terobosan Kementan
RA menjaga pintu klinik, ED cleaning service dan penjemput pasien, SM pelayan pasien, dan RS sebagai pasien.
"Kita amankan 10 orang beserta barang bukti seperti alat tabung oksigen, alat untuk USG, sampai beberapa obat kita sita," kata Yusri saat merilis kasus ini, Rabu (23/9/2020).
Berikut ini deretan fakta-faktanya :
1. Beroperasi sejak 2017