Kolom Ahmad M Sewang

Rethinking Normativitas dan Historitas

Problema umat sekarang bagaimana mengamalkan ilmu itu dalam realitas historis

TRIBUN TIMUR/DESI TRIANA ASWAN
Prof Dr Ahmad M Sewang MA 

KHAZANAH SEJARAH

Oleh: Ahmad M. Sewang
Guru Besar UIN Alauddin Makassar - Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Masjid Mubalig Indonesia Muttahidad (IMMIM)

Jika terjadi kesenjangan antara apa yang seharusnya dan realitas yang ada, dalam ilmu sosial disebut sebuah sebuah masalah.

Semakin lebar kesenjangan itu semakin besar masalahnya. Semakin menyatu antara yang seharusnya dan kenyataan semakin ideal.

Masyarakat ideal dalam ilmu filsafat disebut jika antara das sollen atau pola cita dan das sein atau pola laku menyatu.

Di dalam Islam, disebut antara iman dan amal salih menyatu dalam diri seorang muslim yang tercermin dalam perilakunya sehari-hari.

Dalam ilmu sejarah diperkenalkan istilah antara normativitas dan historitas.

Sekarang kita mencoba menganalisa komunitas muslim dalam tinjauan ilmu sejarah.

Andi Sudirman Blusukan ke Kebun Warga Karunrung

Tetapi, perlu lebih dahulu didefinisikan istilah normativitas dan historitas untuk menyamakan persepsi dan pemahaman.

Normativitas artinya, sejalan dengan norma yang seharusnya. Norma dalam Islam terdapat dalam kitab suci al-Quran dan hadis-hadis Nabi yang sahih.

Halaman
1234
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved