Kolom Teropong
Kenormalan yang Tidak Normal
Ditulis Abdul Gafar, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar
Sedangkan perawatan di ruang isolasi non tekanan negatif dengan ventilator Rp 14,5 juta per hari dan tanpa ventilator Rp 9,5 juta per hari.
Seandainya biaya ini ditanggung oleh peserta secara mandiri, maka tunggulah kematian akan menjemput.
Masih ada biaya lain-lain yang akan menambah beban penganggaran untuk itu. Biaya bisa sampai hingga ratusan juta rupiah.
Mereka yang akhirnya meninggal karena divonis mengidap covid-19 sangat memiriskan hati keluarga yang ditinggalkan.
Jenazah diurus oleh tim khusus covid-19 tanpa sentuhan keluarga. Covid-19 telah menghantui hati dan pikiran warga masyarakat.
Ketakutan dan kecemasan mengisi relung-relung aktivitas ysang dapat dilakukan. Terbayang penanganan yang terlihat sangat menegangkan dan prosedural ketat.
Serangan covid-19 telah menimbulkan dampak yang sangat serius terhadap berbagai kalangan.
Mulai dari anak sekolahan hingga pegawai negeri dan karyawan swasta mengalami permasalahan.
• KABAR BAIK Pemerintah Keluarkan Aturan Baru Akad Nikah di New Normal, Hadirin Bisa Puluhan Orang
Agar serangan covid-19 dapat dihambat penularannya, maka kegiatan anak sekolahan semua level dan pegawai serta karyawan pun dibatasi.
Belajar dari rumah dan bekerja dari rumah menjadi pilihan yang dianggap tepat oleh pemerintah.
Istilah ‘di rumah saja’, kebutuhan dapat tetap dapat terpenuhi selama masih ada uang. Kalau tidak ada ? Ya, pasrah saja.
Tetap di rumah saja. Ada seri baru yang menyusul yakni “New Normal”.
Seperti apa lagi namanya makhluk New Normal? Kalau dulu masih bekerja, maka kini terpaksa gulung tikar. Kenormalan yang tidak normal!! (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/abdul-gafar_20180729_194818.jpg)