Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

OPINI

OPINI: Pendidikan 4.0 di Tengah Pandemi Covid-19

OPINI: Pendidikan 4.0 di Tengah Pandemi Covid-19, Oleh: Mukhlisin (Pemerhati Pendidikan), Dosen Politeknik Bosowa

Tayang:
Editor: Suryana Anas
Dok Pribadi Mukhlisin
Mukhlisin, Dosen Politeknik Bosowa 

Salah satu langkah kebijakan yang ditempuh oleh pemerintah Indonesia adalah penerapan pembatasan sosial berskala besar.

Pembatasan sosial tersebut tentu saja memungkinkan untuk menghambat berbagai laju pertumbuhan dalam berbagai sektor kehidupan tak terkecuali pada sektor pendidikan.

Aktivitas pembelajaran yang biasanya dilakukan di sekolah-sekolah kini dipindahkan kerumah masing-masing.

Pandemi covid-19 yang terjadi saat ini menjadikan proses pembelajaran yang secara klasik diruang-ruang kelas bergeser ke ruang-ruang virtual menggunakan teknologi Learning Management System (LMS).

Untuk memastikan pembelajaran tetap terlaksana meski dirumah maka pelaku dunia pendidikan memilih strategi pembelajaran dalam jaringan atau yang lebih dikenal dengan istilah model pembelajaran daring.

Akan tetapi yang perlu diantisipasi adalah seberapa siap pelaku dunia pendidikan untuk cepat beradaptasi pada model pembelajaran seperti itu.

Keberadaan teknologi yang semakin canggih pula memudahkan berlangsungnya proses pembelajaran. Keberadaan teknologi menjadikan pendidikan bergeser dari model konvensional yang mengharuskan guru melakukan tatap muka dengan siswa menjadi pembelajaran yang lebih fleksibel.

Guru dapat menggunakan media pembelajaran secara online dalam menyampaikan pembelajaran maupun memberi tugas kepada siswa.

Di Indonesia sendiri telah banyak berbagai aplikasi atau situs yang mendukung pembelajaran berbasis e-learning.

Situs atau aplikasi tersebut diantaranya Sevima Edlink, Moodle, Ruang Guru, Edmodo, Zenius.net, dan lain sebagainya.

Fasilitas yang ditawarkan dalam pendidikan era 4.0 lebih fleksibel dan efisien dengan adanya video berisi penjelasan tentang materi yang diajarkan, latihan soal, dan tryout online, serta guru berkualitas yang selalu standby jika dibutuhkan.

Semua proses pembelajaran yang berbasis internet itu menjadikan belajar mengajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Pemberlakuan model pembelajaran daring seperti ini tentu memiliki dampak positif dan negatif.

Bergesernya aktivitas pembelajaran dari manual menuju digital akan menimbulkan perubahan perilaku.

Manusia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan interaksi dengan orang lain.

Saat ini siswa mampu memenuhi kebutuhan materi pelajaran karena ketersediaan berbagai akses kapanpun waktu mereka inginkan.

Apapun modelnya saat ini berbagai pengetahuan telah ada dalam genggaman. Kondisi tersebut jika tidak diwaspadai akan mengubah tatanan hidup sosial manusia.

Sifat individualis dan kurangnya tenggang rasa tentunya akan semakin kental di era digital seperti saat ini.

Dengan adanya model pembelajaran seperti ini semoga tujuan suci pendidikan sebagaimana yang termaktub dalam UU No. 20 Tahun 2003 tidak mengalami pergeseran nilai.

Biodata : Nama : Mukhlisin

Pekerjaan : Dosen Politeknik Bosowa.

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved