Dekranasda Sulsel

Lies F Nurdin Dukung Seragam Khusus Daerah Berbahan Sutera

Dalam pertemuan tersebut, Lies menyampaikan dukungannya terhadap gagasan penggunaan sutera sebagai seragam khusus daerah menggantikan batik.

Lies F Nurdin Dukung Seragam Khusus Daerah Berbahan Sutera
abdiwan/tribun-timur.com
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulsel, Lies F Nurdin, menerima kunjungan Komunitas Pecinta Sutera Sulsel, di Rumah Jabatan Gubernur, Kamis, 13 Februari 2020. Dalam pertemuan tersebut, Lies menyampaikan dukungannya terhadap gagasan penggunaan sutera sebagai seragam khusus daerah menggantikan batik. 

TRIBUN-TIMUR.COM MAKASSAR - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulsel, Lies F Nurdin, menerima kunjungan Komunitas Pecinta Sutera Sulsel, di Rumah Jabatan Gubernur, Kamis (13/2/2020).

Dalam pertemuan tersebut, Lies menyampaikan dukungannya terhadap gagasan penggunaan sutera sebagai seragam khusus daerah menggantikan batik.

Lies mengatakan, tujuan Komunitas Pecinta Sutera Sulsel sejalan dengan salah satu program prioritas Pemprov Sulsel untuk mengembalikan kejayaan sutera.

Bersama Dinas Pariwisata, Dinas Perindustrian, dan Dinas Koperasi Sulsel, akan disinergikan program bersama Komunitas Pecinta Sutera Susel untuk kembali mengangkat kejayaan sutera di Sulsel.

Falsafah dan simbol sutera yang memuat nilai sakral dan sarat makna mengenai manusia dan kehidupan, kata Lies, akan mulai dikembalikan melalui berbagai program yang akan dikerjakan bersama Komunitas Pecinta Sutera Sulsel.

"Banyak karya lahir dari komunitas ini, namun mulai langka. Kami siap memfasilitasi untuk dicetak kembali kemudian dipublish terkait referensi sutera di tahun 1960 hingga 1970," terangnya.

"Falsafah dan simbol sutera sebagai elemen penting dalam pernikahan dan pesta-pesta adat, akan kembali diperkenalkan. Karena mulai terkikis oleh ornamen- ornamen modern, nilai sarat makna dan simbol akan diangkat kembali," sambungnya lagi.

Sementara, Ketua Komunitas Pecinta Sutera Sulsel, Nuraeni, mengatakan, perlunya menanamkan kecintaan dan menjaga kelestarian sutera.

Caranya dengan mulai menggunakan sutera sebagai seragam untuk digunakan di seluruh jenjang pendidikan formal di Sulsel.

Sebagai seragam umroh haji Jemaah asal Sulsel, hingga mengandeng seluruh Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dari seluruh daerah di Indonesia maupun yang berada di luar negeri.

Halaman
12
Penulis: Muh. Abdiwan
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved