PBHI Desak Polres Gowa

PBHI Desak Polres Gowa Ungkap Kematian Daeng Liwang

Tim Advokasi dan Bantuan Hukum PBHI Sulsel kini bertindak selaku kuasa hukum putri korban, Hasdalil Mukminat (27).

PBHI Desak Polres Gowa Ungkap Kematian Daeng Liwang
Ari Maryadi/Tribun Timur
Hasdalil Mukminat (27), putri bos Coto Makassar, Daeng Liwang, mendatangi Kantor PBHI Sulsel, di Kota Makassar, Sabtu (4/1/2020) kemarin. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Kasus kematian Bos Warung Coto Makassar, Dahlan Daeng Liwang (52) masih belum terungkap.

Hingga Minggu (5/1/2020) hari ini, tujuh belas hari telah berlalu. Namun tabir kematian tragis itu belum menemui titik terang.

Menanggapi hal tersebut, Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) Wilayah Sulawesi Selatan mendesak aparat kepolisian untuk segera mengungkap kasus tersebut.

Tim Advokasi dan Bantuan Hukum PBHI Sulsel kini bertindak selaku kuasa hukum putri korban, Hasdalil Mukminat (27).

Dalam waktu dekat, PBHI Sulsel berencana mendatangi Kantor Polres Gowa, di Jl Syamsuddin Tunru, Sungguminasa, Kabupaten Gowa.

Kepala Divisi Advokat dan Bantuan Hukum PBHI Sulsel, Syamsumarlin mengatakan pihak akan datang untuk mempertanyakan progres penanganan perkara dugaan pembunuhan it.

"Kami mendesak Kapolres Gowa beserta jajarannya untuk mengatensi dan segera mengungkap pelaku kasus pembunuhan ini," katanya kepada Tribun, Minggu (5/1/2020).

Syamsumarlin telah menerima adugan putri korban, Hasdalil Mukminat, pada Sabtu (4/1/2020) sore kemarin.

PBHI Sulsel meminta Polres Gowa bekerja profesional sesuai tupoksinya.

Menurutnya, hal itu berdasarkan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian.

Halaman
123
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved