Penghinaan Ketua PN Malili

Diduga Hina Ketua PN Malili Luwu Timur di Facebook, Kontraktor Ini Terancam Penjara

bdul Rahman dalam waktu dekat harus bersiap menjalani hukuman selama delapan bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider satu bulan penjara.

Diduga Hina Ketua PN Malili Luwu Timur di Facebook, Kontraktor Ini Terancam Penjara
ivan/tribunlutim.com
Ketua PN Malili, Khairul 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI -  Oknum kontraktor, Abdul Rahman alias Beddu diduga menghina dan mencemarkan nama baik Ketua Pengadilan Negeri (PN) Malilli, Khairul lewat media sosial facabook.

Abdul Rahman dalam waktu dekat harus bersiap menjalani hukuman selama delapan bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider satu bulan penjara.

Itu sesuai hasil sidang putusan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Palopo pada Senin (16/12/2019).

Hal itu dikatakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Irmansyah yang menjabat sebagai Kasi Pidum di Kejari Luwu Timur,  Jumat (20/12/2019).

Awalnya, JPU menuntut Abdul Rahman dengan hukuman 1 tahun denda Rp 50 juta dan subsider selama dua bulan.

Namun dalam sidang putusan berubah menjadi delapan bulan denda Rp 50 juta dan subsider satu bulan.

"Hukuman 8 bulan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan," kata Irmansyah kepada TribunLutim.com,

Saat ini, Abdul Rahman belum ditahan karena keputusan tersebut belum inkracht." Belum, kan masih pikir-pikir. Belum inkracht," tutur Irmansyah.

Atas putusan tersebut, Abdul Rahman yang juga kontraktor ini diberi waktu tujuh hari untuk menerima putusan tersebut atau mengambil langkah banding.

"Beddu masih pikir-pikir dia (banding atau tidak)," imbuh Irmansyah.

Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved