Jalur Prestasi PPDB 2020

Kuota Jalur Prestasi PPDB 2020 Bertambah, Kepala SMAN 1 Makassar: Masih Kurang

Sejumlah poin PPDB dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) mengalami perubahan.

Kuota Jalur Prestasi PPDB 2020 Bertambah, Kepala SMAN 1 Makassar: Masih Kurang
alfian/tribun-timur.com
Kepala SMAN 1 Makassar tanggapi Kuota Jalur Prestasi PPDB 2020 Bertambah, 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan aturan baru mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020.

Aturan ini tertuang melalui Permendikbud Nomor 44 tahun 2019.

Sejumlah poin PPDB dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) mengalami perubahan.

Termasuk kuota untuk jalur zonasi dan jalur prestasi yang juga terjadi perubahan.

Pada PPDB 2019 lalu, kuota jalur zonasi minimal 80 persen dengan mengikuti tiga kriteria.

Yakni jalur afirmasi (pemegang Kartu Indonesia Pintar) 15 persen dan jalur perpindahan 5 persen.

Namun pada aturan baru ini PPDB 2020, kuota jalur zonasi dikurangi menjadi minimal 70 persen dengan tetap mengacu pada tiga kriteria di atas.

Terkait dengan perubahan ini Kepala SMA Negeri 1 Makassar, Arifin Tamma, menyebut bahwa perubahan kuota zonasi ini belum signifikan.

"Alhamdulillah kalau sudah turun tapi belum signifikan, kami maunya kalau jalur zonasi ini bisa maksimal 50 persen saja," terangnya saat dikonfirmasi via telepon, Selasa (17/12/2019).

Arifin Tamma mengungkapkan tingginya kuota penerimaan jalur zonasi menyulitkan pihak sekolah dalam hal ini pengajar.

Halaman
1234
Penulis: Alfian
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved