Lanjutan Sidang Pembunuhan di Wisma Benhil Makassar, Kama Cappi Ditegur Hakim

Saksi Ir baru penuhi panggilan PN, setelah dipanggil keempat kali. Dan keempat kali itu, sidang ditunda karena dia tidak hadir.

Lanjutan Sidang Pembunuhan di Wisma Benhil Makassar, Kama Cappi Ditegur Hakim
darul/tribun-timur.com
Suasana saat lanjutan sidang kasus pembunuhan wanita dalam kamar Wisma Benhil, di PN Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Lanjutan sidang pembunuhan di Wisma Benhil berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Rabu (30/10/2019) sore.

Dalan sidang lanjutan agenda mendengar keterangan saksi, PN Makassar hadirkan "saksi kunci", anggota Polri, Brigpol Ir.

Saksi Ir baru penuhi panggilan PN, setelah dipanggil keempat kali. Dan keempat kali itu, sidang ditunda karena dia tidak hadir.

Baca: Andi Sukma Didampingi Istri Ketiga Kembalikan Formulir Balon Bupati Luwu Utara

Pengacara terdakwa Indra Saputra, Ansari Setiawan menilai, saksi berbelit-belit saat memberikan keterangan sewaktu sidang.

"Saksi (Brigpol Ir) ini berbelit-belit saat dia berikan keterangannya, dan itu disangkal sama terdakwa," ujar Ansari kepada tribun.

Menurut Ansari atau yang dikenal dengan nama Kama Cappi, Ir dipanggil sebagai saksi karena dialah yang memanggil korban ke Wisma.

Baca: Reuni Akbar Kedokteran UMI Makassar Dirangkaikan Baksos, Alumni dari Penjuru Nusantara Hadir

"Yang bersangkutan (Brigpol Ir) kan yang memesan ini korban ke wisma, masa dia menyangkal soal itu," tegas Kama Cappi.

Dalam sidang, Kama Cappi menanyakan hubungan antara saksi Ir, korban dan juga terdakwa. Tapi saksi mengaku tidak kenal.

Diketahui, korban Rosalina dibunuh oleh Indra di wisma Benhil, Jl Toddopuli Raya Timur, Makassar, 19 April 2019 waktu lalu.

Baca: ALASAN Najwa Shihab Meragukan Niat Prabowo dan Gerindra Rebut Kursi Menhan, Kok Bisa?

Menurut keterangan terdakwa ke Kama Cappi, hubungan antara ketiganya saling kenal. Antara korban, terdakwa dan saksi.

Halaman
1234
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved