Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dianiaya di Pasar Katangka, Kakek Rasyid Meregang Nyawa

Kakek pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) ini meregang nyawa usai dipukul balok oleh Amir Baso, Selasa (29/10/2019) semalam.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Imam Wahyudi
ari maryadi/tribungowa.com
Pelaku Amir Baso ditangkap oleh personel Polsek Rappocini Polrestabes Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Kabar duka datang bagi keluarga Abdul Rasyid Kadir (66), warga Kelurahan Kalegowa Kabupaten Gowa korban penganiayaan.

Kakek pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) ini meregang nyawa usai dipukul balok oleh Amir Baso, Selasa (29/10/2019) semalam.

Ia meninggal dengan cara yang mengenaskan, dipukul balok oleh orang yang tidak ia kenal.

Abdul Rasyid sempat dilarikan ke RS Labuang Baji Makassar. Namun nyawanya tidak tertolong.

Baca: Aniaya Anak di Bawah Umur, Dua Nelayan di Palopo Diringkus Polisi

Jezanah Abdul Rasyid dimakamkan oleh keluarga tak jauh dari kediamannya di Kompleks Hasanuddin, Kelurahan Kalegowa, Kabupaten Gowa itu, Rabu 30 Oktober 2019 siang.

Keponakan korban, Muliady sangat menyesalkan insiden kekerasan ini karena tidak ada seorang pun warga yang menghentikan aksi pelaku.

Pelaku dengan sadis memukul kepala korban hingga tiga kali menggunakan batu dan balok kayu.

Baca: Dannif Danusaputro Jabat Dirut PT Mandiri Sekuritas

"Banyak orang di pasar. Ini kita sayangkan karena penganiayaan ini tidak dicegat oleh warga setempat," bebernya.

"Tidak ada satu pun yang hentikan aksinya itu pelaku, nanti pelaku lari baru ada yang bantu ini bapak," kata Muliady di rumah duka.

Muliady masih heran hingga saat ini dengan dugaan motif kekerasan yang dilakukan oleh pelaku.

Baca: LINK Live Streaming TV Online Mola TV Liverpool vs Arsenal Piala Liga Inggris, Akses di Sini via HP

"Kita belum tahu apa motifnya, tapi kalau dikira orang gila itu tidak tergambar di raut wajahnya, normal seperti orang waras pada umumnya," ujar Muliady.

Keluarga korban menceritakan, Abd Rasyid Kadir mengalami luka di kepala, luka tikam di sekitar pelipis, luka di pipi.

"Otaknya bapak bergeser berdasarkan pemeriksaan dokter. Akibat hantaman batu otaknya tidak lagi di tempat semula," bebernya.

Diketahui kejadian nahas ini dilaporkan terjadi di Pasar Katangka, Jl Kacong Dg Lalang, Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Selasa (29/10/2019) siang kemarin.

Baca: University Utara Malaysia Jajaki Kerjasama dengan Unismuh Makassar

Abdul Rasyid Kadir dianiaya oleh Amir Baso Dg Taba (56), warga di sekitar TKP.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved