Aniaya Anak di Bawah Umur, Dua Nelayan di Palopo Diringkus Polisi
Keduanya terlapor menganiaya anak dibawah umur berinisial MI pada beberapa waktu yang lalu.
Penulis: Hamdan Soeharto | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Dua orang nelayan berinisial RA (21) dan RN (28), diringkus Polres Palopo, Rabu (30/10/2019) malam.
Keduanya terlapor menganiaya anak dibawah umur berinisial MI pada beberapa waktu yang lalu.
Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf mengatakan, pelaku sempat buron selama sepekan. Lari bersembunyi.
Baca: LINK Live Streaming TV Online Mola TV Liverpool vs Arsenal Piala Liga Inggris, Akses di Sini via HP
Namun, setelah melakukan penyelidikan dengan memeriksa beberapa saksi keberadaan pelaku berhasil diketahui.
"Setelah menerima laporan team melakukan serangkaian penyelidikan dan penangkapan kedua pelaku di rumahnya," katanya.
Saat diringkus, pelaku hendak melarikan diri. Polisi yang telah mengepung membuat warga Pontap ini tak berdaya.
"Sempat mau lari tapi lokasi sudah kami kepung," jelasnya.
Baca: University Utara Malaysia Jajaki Kerjasama dengan Unismuh Makassar
Kepada polisi keduanya mengaku menganiaya korban karena persoalan dendam lama. Pelaku tersinggung dengan ucapan korban.
"Motifnya pelaku pernah tersinggung. Baru kali ini balas dendam," imbuhnya.
Saat ini keduanya berada di Mapolres Palopo guna pemeriksaan lebih lanjut.
Baca: Bocah EAB yang 3 Hari Bersama Mayat Ibunya Alami Demam, Kapolda Sulsel Bawakan Boneka
Tim Polsek Makassar Selidiki Dugaan Kepala Sekolah Aniaya Siswa Pakai Gunting
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Polsek Makassar sementara menyelidiki dugaan penganiayaan seorang siswa SMP Budi Kasih Makassar, Rabu (30/10/2019).
Dikabarkan, seorang siswa SMP Budi Kasih diduga mengalami penganiayaan oleh seorang oknum guru.
Salah satu petugas di ruang SPKT Polsek Makassar menyebutkan, saat ini penyidik sementara di lokasi di SMP Budi Kasih.
Penghargaan Kabupaten Layak Pemuda 2019 Wajo Juga Disoal DPRD Wajo, Ada Apa?
Terkait Kisruh Pengkaderan HMI Cabang Majene, Ini Penjelasan Tiga Komisariat
Sepekan Operasi Zebra di Pangkep, Segini Pengendara Ditindak
"Iya, sementara petugas kami ada disana," ujar petugas SPKT yang enggan menyebut identitasnya kepada tribun di SPKT, siang.
Kata petugas itu, siang ini sekitar pukul 14.00 Wita orangtua siswa akan melakukan pelaporan di SPKT Mapolsek Makassar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dua-orang-nelaa.jpg)