Bupati Luwu Timur Target 1 Desa 1 PAUD dan Angkat Gurunya Jadi Upah Jasa

Bupati Luwu Timur Target 1 Desa 1 PAUD dan Angkat Gurunya Jadi Upah Jasa. Menargetkan program satu desa satu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Bupati Luwu Timur Target 1 Desa 1 PAUD dan Angkat Gurunya Jadi Upah Jasa
TRIBUN TIMUR/IVAN ISMAR
Bupati Luwu Timur, Thorig Husler 

Bupati Luwu Timur Target 1 Desa 1 PAUD dan Angkat Gurunya Jadi Upah Jasa

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Bupati Luwu Timur, Thoriq Husler menargetkan program satu desa satu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Program tersebut sebagai upaya memaksimalkan pendidikan untuk murid PAUD di Kabupaten Luwu Timur.

Seperti diketahui, ada 124 desa ditambah tiga kelurahan tersebar di 11 kecamatan di Bumi Batara Guru.

Baca: Punya Harta Kekayaan Rp 20 M, Cara Walikota Medan Dzulmi Eldin Memalak dan Menghabiskannya

Baca: Ditangkap, Lihat Wajah Penikam Deri Datu Padang Asal Toraja di Wamena Pupua, 2 Jenderal Turun Tangan

Baca: Final Liga Champions 2020 Terancam Batal di Turki. Kerugian bagi Liverpool jika ke Final?

"Target kita kedepan menerapkan program satu desa satu PAUD atau TK," kata Husler kepada TribunLutim.com, Jumat (18/10/2019).

Bukan hanya itu, pemkab kata Suami Puspawati Husler akan mengupayakan mengangkat guru PAUD menjadi upah jasa.

"Saya juga akan berupaya secara bertahap mengangkat guru PAUD bisa diangkat menjadi tenaga upah jasa guru PAUD," imbuh Husler.

Ia mengatakan hasil survei, 90 persen fisik otak terbentuk pada usia 5 tahun atau disebut juga era golden age.

Penanaman karakter anak penting dilakukan, orang tua dan guru perlu memberi bimbingan dan arahan dalam membangun karakter anak.

Tahun ini, Pemkab Luwu Timur sudah membantu dana operasional TK/PAUD baik negeri dan swasta sebanyak Rp 4.5 miliar lebih.

Bupati Luwu Timur, Thorig Husler
Bupati Luwu Timur, Thorig Husler (TRIBUN TIMUR/IVAN ISMAR)
Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved