Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hebat, Kuran Puasa Guru SMA YPS Sorowako Ciptakan Kamus Bugis-Indonesia

Selain kamus Bugis-Indonesia, Karun juga menulis buku yang sudah terbit yaitu Teaching English through Pop Songs

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Imam Wahyudi
ivan/tribunlutim.com
Kuran Puasa 

"Saya butuh sekitar waktu 10 tahun sejak tahun 1997. Sementara saya susun (versi) Indonesia-Bugis,"

- Siapa saja yang bantu?

"Waktu mulai menulis saya mengandalkan ingatan kembali kosakata yang pernah saya ucapkan, dan saya dengar dari orang tua, orang bugis. Tiap malam saya harus tulis 25 kosakata bahasa bugis,"

"Saya juga mengandalkan referensi di tafsir Al Quran beraksara lontara saya juga andalkan itu untuk mencari kosakata baru. Saya juga andalkan penjual ikan dan penjual sayur, teman dan keluarga,"

- Apa saja kendala yang dialaminya selama menulis Kamus Bugis-Indonesia?

"Kendala saya, tantangannya waktu saya kuliah naskah kamus saya ada di laptop. Terus laptop saya hilang. Untung masih ada saya simpan tapi tak sebanyak di laptop yang hilang,"

"Jadi saya harus kembali mengulang. Kemudian tantangan lain, kadang saya temukan kata tapi susah mencari artinya, saya bisa rasakan tapi saya tidak tahu apa bahasa Indonesia nya,"

- Berapa uang yang dihabiskan untuk merampungkan kamus bahasa Bugis-Indonesia?

"Sekitar Rp 20-an juta. Karena ada tambahan pengeditan,"

- Kemana saja untuk menambah referensi penulisan kamus Bugis-Indonesia ?

"Saya ke Soppeng dan lokasi ada orang Bugis, saya datang disana untuk mendengar dan menyimak. Kalau belum ada di kamus saya catat dan masukan"

"Di lingkungan keluarga juga, saya juga dengar lagu Bugis, kecapi Bugis, ceramah bahasa Bugis. Saya juga baca transliterasi buku I La Galigo,"

- Siapa saja narasumber yang membantu mengumpulkan kata-kata dalam bahasa bugis dan padanannya dalam bahasa Indonesia?

" Penutur asli bahasa bugis, baik itu bertemu langsung maupun saat beraktivitas, lewat lagu. Kalau ada bahasa saya tidak tahu saya tanya ke teman dan keluarga,"

- Apakah saat menulis kamus pernah putus asa atau berpikir tak melanjutkan penulisan kamus?

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved