Ranitidin Ditarik dari Peredaran karena Berpotensi Picu Kanker Ternyata Pernah Jadi Obat Terlaris

Ranitidin Ditarik dari Peredaran karena Berpotensi Picu Kanker Ternyata Pernah Jadi Obat Terlaris

Ranitidin Ditarik dari Peredaran karena Berpotensi Picu Kanker Ternyata Pernah Jadi Obat Terlaris
Freeopik
Obat Lambung Ranitidin Ditarik BPOM dari peredaran karena berpotensi picu kanker. 

Ranitidin Ditarik dari Peredaran karena Berpotensi Picu Kanker Ternyata Pernah Jadi Obat Terlaris

TRIBUN-TIMUR.COM - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik produk ranitidin dari peredaran.

Melalui laman resminya, BPOM menjelaskan bahwa penarikan ranitidin dilakukan karena adanya kajian soal cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) pada produk obat yang mengandung ranitidin.

Kajian ini sebelumnya dipublikasikan U.S Food and Drug Administration (US FDA) dan European Medicine Agency (EMA).

Penarikan ini dimulai dari adanya investigasi dari US FDA dan badan-badan kesehatan internasional terhadap Zantac, yang secara generik dikenal sebagai ranitidin.

Investigasi tersebut dilakukan setelah adanya penemuan kemungkinan pemicu kanker dari ranitidin.

Baca: WASPADA! Obat Lambung Ranitidin Jenis Ini Pemicu Kanker, Jangan Beli Sudah Ditarik dari Pasaran

Baca: Ini 5 Mitos Negatif Daging Kambing Saat Idul Adha, dari Kolesterol Tinggi hingga Bahaya Hipertensi

Baca: TERNYATA Ini Penyebab Tumor Otak yang Berpotensi Jadi Kanker, Penyakit Diderita Agung Hercules

Baca: Asam Urat? Jangan Khawatir, Rajin Minum Rebusan Daun Ini

Ranitidin biasanya dikonsumsi untuk menurunkan produksi asam lambung pada pasien dengan kondisi seperti heartburn dan maag.

Produk ini tersedia baik versi obat bebas maupun yang harus melalui resep dokter.

Beberapa pihak yang sudah menarik peredaran ranitidin adalah CVS, Walgreens, Walmart, dan Rite Aid di Amerika Serikat.

Kanada dan Perancis pun telah menarik obat-obat tersebut.

Halaman
1234
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved