Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kenali Faktor Risiko Virus Nipah, Dinkes Sulsel Imbau Perhatikan Konsumsi Buah

Virus Nipah termasuk dalam kelompok Penyakit Infeksi Emerging (PIE) dengan potensi menyebabkan wabah.

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Alfian
Istimewa/Dinkes Sulsel
VIRUS NIPAH - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel dr Evi Mustikawati Arifin mengimbau masyarakat perhatikan konsumsi buah. Meski virus nipah belum ditemukan di Sulsel, namun perlu diterapkan pencegahan.  

Ringkasan Berita:
  • Virus Nipah termasuk dalam kelompok Penyakit Infeksi Emerging (PIE) dengan potensi menyebabkan wabah dengan dampak kesehatan masyarakat yang signifikan.
  • Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel dr Evi Mustikawati Arifin menyebut pihaknya juga sedang aktif memantau perkembangan Virus Nipah secara global.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Virus Nipah muncul di India. Tingkat fatalitasnya bahkan mencapai 70 persen.

Kasus ini jadi perhatian serius dunia internasiona, termasuk di Indonesia.

Virus Nipah termasuk dalam kelompok Penyakit Infeksi Emerging (PIE) dengan potensi menyebabkan wabah dengan dampak kesehatan masyarakat yang signifikan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel dr Evi Mustikawati Arifin menyebut pihaknya juga sedang aktif memantau perkembangan global.

Meski belum mendeteksi kasus, namun dr Evi terus meningkatkan kewaspadaan ini,

"(Kita) memantau tren kasus sindrom seperti Influenza Like Illness (ILI), Severe Acute Respiratory Infection (SARI), pneumonia, dan ensefalitis melalui pemanfaatan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR). Seluruh Rumah Sakit Pemerintah dan Puskesmas di Sulawesi Selatan telah aktif melakukan pelaporan melalui sistem ini," jelas dr Evi dalam tulisannya pada, Senin (2/2/2026).

Pemprov Sulsel disebutnya sedang memperkuat rumah sakit sentinel Penyakit Infeksi Emerging (PIE).

Khususnya dengan pendekatan surveilans berbasis sindrom dan dukungan pemeriksaan laboratorium di RSUD Andi Makkasau Kota Parepare.

"Penguatan juga di site sentinel ILI wilayah, di Puskesmas Sudiang Kota Makassar, untuk memastikan deteksi dini kasus berjalan optimal," sambungnya.

Baca juga: Virus Nipah di India Bisa Sebabkan Kematian, Kenali Ciri-cirinya

Dinkes Sulsel mengimbau masyarakat tidak panik, namun tetap waspada. 

Dinkes meminta masyarakat segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala penyakit yang tidak biasa.

Terutama demam disertai gangguan pernapasan atau gangguan saraf.

Pencegahan terhadap penyakit virus Nipah dapat dilakukan dengan pengendalian faktor risiko 

Diantaranya tidak mengonsumsi nira atau aren langsung dari pohonnya.

"Karena kelelawar dapat mengontaminasi sadapan aren/nira pada malam hari. Oleh karenanya perlu dimasak sebelum dikonsumsi," sambungnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved