Koalisi Masyarakat Sulsel Cinta KPK Dukung Pengesahan RUU KPK
Menyikapi polemik yang terjadi di KPK, Ketua Umum DPP BAIN HAM RI Muhammad Nur menilai jika KPK merasa kewenangannya
Penulis: Abdul Azis | Editor: Imam Wahyudi
Dilansir dari wikipedia, Laode Muhammad Syarif lahir di Muna, Sulawesi Tenggara, 16 Juni 1965.
Ia adalah Wakil Ketua KPK terpilih oleh DPR, Masa bakti 2015-2019.
Laode Muhammad Syarif memiliki gelar sarjana hukum dari Universitas Hasanuddin, LL.M dari Queensland University of Technology, Brisbane, dan Ph.D dalam hukum lingkungan hidup internasional dari Universitas Sydney.
Karier
Ia merupakan anak dari La Ode Hasidu dan Wa Ode Esi.
Semasa kecil, ia menghabiskan waktu di kota kelahirannya.
Dan sekolah dasar hingga menengahnya di lakukan di Muna.
Setelah lulus SMA ia pindah ke Makassar untuk melanjutkan kuliah di Universitas Hasanuddin, Fakultas Hukum, Jurusan Hukum Internasional.
Pada usia 26 tahun ia berhasil menyelesaikan kuliahnya dengan judul skripsi Penanggulangan Pencemaran Udara Melalui Pendekatan Hukum Internasional.
Ia juga memiliki ketertarikan pada ilmu hukum, khususnya linkungan.
Berjalannya waktu, ia pun bekerja di Pusat Hukum Iklim dan Lingkungan Australia atau Australian Centre for Climate and Environmental Law (ACCEL) dari Sydney University dan mengajar di Program Master untuk Perbandingan Hukum Lingkungan dan Hukum Lingkungan Internasional.
Setelah itu, ia pun kembali ke Indonesia.
Ia mengajar di Universitas Hasanudin.
Selain mengajar, ia juga aktif di lembaga-lembaga anti korupsi dalam bentuk pedidikan dan pelatihan.
Ia aktif menjadi konsultan hukum.