Kafe Remang-remang Kian Menjamur di Pinrang, Didominasi Paleteang dan Watang Sawitto

Keresahan itu pun ditanggapi langsung oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pinrang, dengan melakukan operasi, baru-baru ini.

Kafe Remang-remang Kian Menjamur di Pinrang, Didominasi Paleteang dan Watang Sawitto
Kominfo Pinrang
Anggota Satpol PP Pinrang sedang melakukan operasi cafe remang-remang 

TRIBUNPINRANG.COM, WATANG SAWITTO - Sejumlah warga resah dengan keberadaan kafe remang-remang di beberapa titik wilayah Kabupaten Pinrang.

Keresahan itu pun ditanggapi langsung oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pinrang, dengan melakukan operasi, baru-baru ini.

VIDEO: Gaslut Luwu Utara Vs PS Luwu Bermain Imbang

KNPI Maros Datangi Kapolres AKBP Yohanes Richard, Ada Apa?

Sidrap Usulkan Pembangunan Bendungan Atasi Kebutuhan Air Minum dan Irigasi

Baznas Enrekang Dorong Rante Mario Jadi Percontohan Desa Sadar Zakat Pertanian

Pekan Ini, Golkar Maros Buka Penjaringan Balon Bupati

Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kabupaten Pinrang, Hasri Hadi memimpin langsung operasi tersebut.

"Operasi kali ini dilaksanakan di tiga titik, yaitu Cafe Bunda di Lingkungan Tassokoe, Cafe Beby dan Tunder di Lerang-lerang," katanya dalam rilis yang diterima TribunPinrang.com, Rabu (18/9/2019).

Dari operasi tersebut, ucap Hasri, diamankan puluhan botol minuman keras kemasan berbagai merek dan puluhan liter minuman keras tradisional jenis ballo.

"Selain itu, kami juga mengamankan 21 perempuan pelayan cafe yang disinyalir melakukan praktek asusila," jelasnya.

Anggota Satpol PP Pinrang sedang melakukan operasi cafe remang-remang
Anggota Satpol PP Pinrang sedang melakukan operasi cafe remang-remang (Kominfo Pinrang)

Hasri menambahkan, pihaknya telah melakukan operasi sebanyak dua kali beberapa hari terakhir.

Dari operasi itu, telah terdata 52 orang wanita yang berprofesi sebagai pelayan cafe.

"Kami data untuk diminta tidak melakukan praktek-praktek asusila dan yang melanggar peraturan daerah," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perundang-undangan, Lukman mengatakan, operasi ini berawal dari laporan masyarakat, lantaran keberadaan kafe remang – remang itu sudah sangat meresahkan dan semakin menjamur.

Halaman
123
Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved