Terbengkalai! Basemant Rumah Sakit UIN Alauddin Jadi Kolam Ikan
Secara umum, bangunan utama sudah berdiri namun belum juga ditempati beraktifitas lantaran bagian dalam belum rampung.
Penulis: Alfian | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kondisi memprihatinkan terlihat pada bangunan utama Rumah Sakit Pendidikan (RSP) UIN Alauddin.
Rumah Sakit yang terletak di Jl Sultan Alauddin, Makassar, ini dibangun sejak tahun 2013 lalu.
Namun hingga 2019 ini belum juga ada tanda-tanda kelanjutan pembangunan.
Baca: UKM LDK Al Jami UIN Alauddin Bakal Gelar Seminar Alquran Nasional, Ini Jadwalnya
Secara umum, bangunan utama sudah berdiri namun belum juga ditempati beraktifitas lantaran bagian dalam belum rampung.
Alhasil di sejumlah area tampak kumuh akibat tak terurus.
Di bagian basemant misalnya, layaknya sudah menjadi kolam ikan.
Air tergenang di area basemant dan pantauan tribun timur, Minggu (15/9/2019), nampak ikan berenang bebas di area itu.
Tuntutan BEM UIN
Rektor Baru UIN Makassar Didesak Selesaikan Pembangunan "Rumah Hantu" di Jalan Sultan Alauddin ini.
Baca: Perayaan Dua Dekade, Ekonomi Islam UIN Alauddin
Penyelesaian pembangunan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar hingga kini belum ada kejelasan.
Pembangunan Mega Proyek yang dimulai sejak tahun 2013 itu seakan jalan di tempat.
Dua pimpinan kampus yang dimulai dari Prof Kadir Gassing dan Prof Musafir Pababbari ternyata tidak mampu menyelesaikan pembangunan.
Baca: Ditegur saat Ngelem, Pelaku Serang Security dan Rusaki Kaca RSP UIN Alauddin
"Mereka hanya membangun rumah hantu. Silahkan lihat sendiri kondisinya di Jalan Sultan Alauddin, sangat memprihatinkan," kata Ketua Presiden Mahasiswa (Presma) UIN, Junaid, beberapa waktu lalu.
Junaid berharap, dosa lama itu tidak diteruskan oleh rektor baru UIN Alauddin Makassar periode 2019-2024, Prof Hamdan.
"Kita tunggu kinerja pak rektor yang baru. Kasihan teman-teman mahasiswa kedokteran, rumah sakit yang dijanjikan ternyata hanya rumah hantu," ujarnya.
Baca: IKA Ilmu Politik Fakultas Ushuluddin UIN Makassar Terbentuk
Menurutnya, pimpinan kampus tidak lagi punya alasan untuk tidak menyelesaikan pembangunan. Sebab, dana segar ratusan miliar baru saja diterima.
"Ada anggaran sebesar 120 Miliar diterima UIN Alauddin dari kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR). Itu untuk biaya pembangunan rumah sakit," tutupnya.
Butuh Rp 300 Milyar
Dilansir dari laman resmi UIN Alauddin, Minggu (15/9/2019), gedung RSP UIN Alauddin rencananya akan dilanjutkan tahun 2020 mendatang.
Hal itu disampaikan Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga, Dr Kamaluddin Abunawas MAg.
Baca: Gramedia Hadir di UIN Alauddin Samata, Harga Buku Mulai Rp 5.000
“Kebetulan kemarin saya diutus menghadiri undangan salah satu dari delapan universitas yang ada bangunan mangkraknya. UIN Alauddin yang paling besar yaitu RSP,” katanya dikutip dari uin.ac.id, Jumat (13/9/2019).
Lebih lanjut, ia mengungkapkan pembangunan RSP masih membutuhkan biaya besar.
“Masih membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sekitar Rp 300 milliar lebih. Kami coba bekerja sama dengan lembaga luar supaya kita mendapatkan dana. Kita sudah menjalin kerja sama dengan salah satu lembaga dari Saudi,” ucapnya.
Selain Arab Saudi, lanjut Kamaluddin, pihaknya akan bekerja sama dengan Jepang untuk membantu menyelesaikan RSP.
Baca: VIDEO: Ketua Program Doktor Ilmu Ekonomi FEB Unhas Berkunjung ke Tribun, Ini yang Disampaikan
“Dari Jepang yang akan memberikan bantuan terhadap Rumah sakit, mungkin bantuan itu mengarah pengadaan di dalam rumah sakit," ujarnya.
"Karena kalau bangunannya itu insyaallah pemerintah yang bangun cuman mungkin tidak bisa dalam satu tahun dan tidak semudah membalik telapak tangan karena luar biasa dana yang dibutuhkan,” tambahnya.
Ia menjelaskan, Kementerian yang membidangi menyelesaikan RSP yakni, Perumahan dan Pemukiman Rakyat (PUPR).
Menurutnya, setelah di taksir Rp 126 miliar, anggaran RSP belum mencukupi dan belum ada fasilitas di dalamnya.
“Nah, ini belum masuk pada alat-alat rumah sakit. Itu bisa jadi jauh lebih banyak dari pembangunan gedungnya. Makanya, kalau kita mau jalan 2020 di akhir tahun ini harus dilelang, membutuhkan beberapa syarat," ungkapnya.
Nah, yang penting kita harus ingat bahwa bisa jadi Rp 126 miliar itu tidak bisa akan selesai dalam satu tahap bisa jadi beberapa tahap,” tutupnya.
Perayaan Dua Dekade, Ekonomi Islam UIN Alauddin
Peringati 20 tahun atau dua dekade Jurusan Ilmu Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam kampus UIN Alauddin Makassar (UINAM), menggelar Seminar Nasional, Kamis (12/9/2019).
Hal tersebut diungkapkan oleh Iqra Saleh selaku ketua panitia.
Menurutnya dalam seminar nasional kali ini akan menghadirkan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian
Agama RI.
Selain itu Iqra Saleh juga membeberkan beberapa pemateri yang cukup kompoten juga akan dihadirkan seperti Ketua Komisi Hukum dan Hak Asasi Manusia MUI Kota Makassar.
Ramah Tamah, Macoa Bawalipu Sambut Raja dan Sultan dengan Karpet Merah
Workshop Kewirausahaan, Asisten Asministrasi Umum Enrekang Ajak Perempuan Mandiri Finansial
VIDEO: Kasus Penyimpangan Remaja Marak, Ini Kata Kasatreskrim Polres Bulukumba
Juga Pimpinan Wilayah Kanwil VI PT PEGADAIAN (Persero) Makassar dan Andi Sudirman Sulaiman, ST wakil gubernur Sulawesi Selatan.
Kegiatan seminar nasional ini akan digelar di Gedung Aula FEBI dengan mengangkat tema “Peluang dan Tantangan Industri Halal di Indonesia”
“Dalam proses perayaan dua dekade Ekonomi kali ini, kami berharap dengan adanya perayaan ini dapat membangun silaturahmi dengan kader-kader ekonomi islam," katanya.
"Beserta alumni ekonomi islam, dan yang kedua eksistensi ekonomi islam yang makin jaya. Karena ekonomi islam di FEBI itu sebagai jurusan yang tertua jadi kami ingin menunjukkan eksistensi sebagai jurusan tertua,”
Adapun hal yang menarik dalam perayaan dua dekade ini, pihaknya membuka acara ini dengan opening ceremony dengan melakukan arak-arakan keliling fakultas se-UINAM.
Ramah Tamah, Macoa Bawalipu Sambut Raja dan Sultan dengan Karpet Merah
Workshop Kewirausahaan, Asisten Asministrasi Umum Enrekang Ajak Perempuan Mandiri Finansial
VIDEO: Kasus Penyimpangan Remaja Marak, Ini Kata Kasatreskrim Polres Bulukumba
Itu untuk mengkampanyekan kegiatan dua dekade ini dan ini juga menjadi suatu kebanggaan bagi kami sebagai panitia.
Dan hal menarik lainnya yaitu di malam puncak Expo hari ke-3 nanti akan ada guest star dengan bintang tamunya adalah Natinson, Kapal Udara dan Iksan Skuter.
Tak hanya itu, Iqra juga menambahkan diperayaan ke 20 tahun Ekoniomi Islam UIN Alauddin Makassar juga akan dirangkaikan dengan beberapa kegiatan.
Kegiatan tersebut yakni temu alumni, expo dan bakti sosial sebagai penutup rangkaian kegiatan acara ini.
Ditulis: Resky Amaliah Shadiq
Langganan berita pilihan
tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Andi Ibrahim Raih Gelar Doktor di UIN Alauddin Makassar dengan Predikat Cumlaude
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Andi Ibrahim, S.Ag., SS.,M.Pd, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri ( UIN) Alauddin Makassar berhasil mempertahankan disertasinya dengan judul "Preservasi Informasi Ajaran Tomanurung Pulang Palipada Perspektif Pendidikan Islam".
Pria kelahiran Kabupaten Soppeng ini berhak menyandang gelar Doktor dalam Dirasah Islamiyah di kampus UIN Alauddin Makassar, Samata, Gowa, Rabu ( 4/9/2019).
Andi Ibrahim berhasil menyelesaikan Program Doktor S3 selama 1 tahun 6 bulan dengan Indeks Pendidikan Kumulatif (IPK) 3,87 dengan predikat cumlaude.
Menurut Andi Ibrahim, penelitian yang ia susun menujukkan bahwa proses preservasi informasi ajaran Tomanurung Puang Palipada di Kabupaten Enrekang sangat penting dilakukan dalam upaya menyelamatkan nilai informasi suatu ajaran.
Sebelum ajaran Islam ada di Kabupaten Enrekang, maka ajaran Tomanurung Puang Palipada yang tumbuh dan berkembang di masyarakat dijadikan pedoman hidup dalam melakukan aktivitas kehidupan.
Preservasi informasi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pelestarian informasi, baik lisan maupun tulisan.
Ajaran Tomanurung Puang Palipada, sesuai dengan ajaran Islam sehingga saat ajaran Islam masuk sangat mudah diterima oleh masyarakat dan arung.
Lebih lanjut, hasil penelitian Andi Ibrahim menujukkan bahwa ajaran Tomanurung di Enrekang tumbuh dan berkembang.
Selain itu selaras dengan ajaran Islam, sehingga perlu pelestarian nilai informasi yang dikandung, nilai itu adalah Pendidikan Islam yang berkenaan dengan ajaran Tomanurung.
Ajaran Tomanurung terdiri dari pantangan dan tabu atau pamali, diantaranya jangan engkau mengambil milik orang lain, jangan engkau mengucapkan kata yang tidak wajar kepada orang lain, umpamanya manusia anjing atau manusia babi, dan jangan mengingkari janji pada orang lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kondisi-mempri345.jpg)