Hadapi Liga 3, Pemain Palopo United Mulai di Karantina
Termasuk dalam menggunakan handphone. Jika diatas pukul 22.00 WITA pemain masih kedapatan menggunakan handphone maka akan dicoret dari daftar pemain.
Penulis: Hamdan Soeharto | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Palopo United mulai mengkarantina semua pemainnya di Jl Batara, Kelurahan Boting, Kecamatan Wara, Kota Palopo sejak beberapa hari lalu.
Itu dilakukan untuk menghadapi ajang Liga 3 Sulsel beberapa hari lagi.
Mahasiswi Cantik Makassar Ditangkap karena Jadi Kurir Sabu Internasional, Ternyata Segini Bayarannya
Mahfud MD Bilang Aneh Jika Presiden Jokowi Lakukan Ini Terkait Revisi UU KPK, Berikut Masalahnya
7 Rumah Warganya Terbakar Dini Hari Tadi, Wakil Bupati Wajo Beri Bantuan
Simak Profil Singkat Lima Pimpinan KPK Terpilih Periode 2019-2023
Menantu BJ Habibie ini Jarang Jadi Sorotan, Ternyata Istri Thareq Kemal Habibie Sosok Wanita Idaman
Manager Palopo United Andi Taufiq Aris mengatakan, selama dikarantina semua pemain harus disiplin dalam hal apapun.
Termasuk dalam menggunakan handphone. Jika diatas pukul 22.00 WITA pemain masih kedapatan menggunakan handphone maka akan dicoret dari daftar pemain.
"Saya ajarkan pemain kami untuk disiplin, itu harga mati dikarantina, kedapatan masih pegang HP diatas jam 10 malam langsung dapat peringatan dan kalau melawan kita coret," katanya, Jumat (13/9/2019).
ATA sapaan akrabnya, juga memberi instruksi kepada official pelatih dan juga pemain untuk tidak setengah-setengah menghadapi kompetisi musim ini.
Meski diisi oleh pemain muda, semua pemain harus fight.
"Kami tidak mau asal tampil, meskipun materi pemain kami masih muda-muda, saya tegaskan kepada mereka untuk jangan takut. Harus fight dan tidak boleh segan sama seniornya terutama Gaspa 1958," tegasnya.
Palopo United sudah dua kali laga ujicoba resmi dan memetik kemenangan.
Menghadapi RR Community Selection asal Bua Kabupaten Luwu, Palopo United unggul 3-0 serta Rabu lalu (11/09) saat menjamu IPJ-Arseto-Rajawali Selection, tim “The Young Guns” ini juga menang telak 4-0.
Para Raja Berhamburan Keluar dari Hotel Mulia Palopo Dini Hari Tadi, Simak Penyebabnya
Kebakaran terjadi di Jl Mangga, Kelurahan Dangerakko, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Jumat (13/9/2019) dini hari.
Si Jago Merah menghanguskan bengkel, Gowa Motor.
Jamuan Macoa Bawalipu dan Pemkab Luwu Timur di Wotu Bikin Bahagia Raja dan Sultan
Semarakkan International Coffee Day, Ini yang Bakal Dilakukan Komunitas Koka Pinrang
Dini Hari, Api Lalap 7 Rumah Panggung di Pammana Wajo
Hotman Paris Bocorkan Awal Mula Berseteru dengan Farhat Abbas, Terkait Elza Syarief & Nikita Mirzani
KABAR DUKA dari Boy William, Adiknya Raymond Hartanto Tewas saat Tunggangi Honda CBR 250 RR
Empat unit mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan api.
Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab terjadinya kebakaran tersebut.
Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran.
"Masih kami selidiki. Kita akan olah TKP," jelasnya.
Bengkel Gowa Motor berdampingan dengan Hotel Mulia Indah.
Sejumlah raja yang mengikuti Festival Keraton Nusantara (FKN) dan tamu lainnya yang menginap di Hotel Mulia Indah panik dan berlarian keluar.
Masyarakat yang berada di daerah itu berdatangan untuk menyaksikan kejadian tersebut. (*)
Tidak Bermaksud Mengancam Mahasiswa, Ini Penjelasan Ketua Prodi PIAUD IAIN Palopo
Ketua Program Studi (Prodi) Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Nur Rahmah mengklarifikasi informasi sebelumnya beredar di grup media sosial.
Ia menegaskan bahwa tidak bermaksud mengintimidasi mahasiswa yang ikut demo di kampus.
Kenapa Thareq Kemal Habibie Adik Ilham Akbar Habibie Pakai Penutup Mata Khas Bak Nick Fury?
VIDEO; Tolak Kenaikan Iuran BPJS, PC IMM Enrekang Geruduk DPRD
Pameran Otomotif GIIAS Makassar, All New Mazda3, Sedan dan Hatchback Dipajang
Doakan BJ Habibie, Personel Batalyon C Pelopor Bone Gelar Salat Gaib
Main-main Usut Kasus ADD dan DD Desa Awo Keera, ACC Desak Kejati Periksa Kejari Wajo
Hal itu disampaiakan kepada TribunPalopo.Com, Kamis (12/9/2019) sore.
Nur Rahmah mengatakan, tujuannya mengeluarkan imbauan kepada mahasiswa agar tidak ikut demo demi kepentingan mahasiswa yang bersangkutan.
Selain itu sebagai rasa peduli dan kekhawatiran orang tua kepada anaknya.
"Sama sekali tidak ada niat mau mengancam atau mengintimidasi. Sebagai orang tua, saya khawatir jika mahasiswa ikut demo lalu terlibat provokasi apalagi sampai merusak fasilitas," katanya.
Ia menambahkan, mahasiswa yang ikut demo adalah hal yang bisa, asalkan dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Merujuk kode etik, mahasiswa yang melakukan aksi provokasi dan merusak fasilitas akan terancam pelanggaran sedang yang akan berdampak pada hukuman skorsing sesuai dengan pelanggarannya.
"Coba tanya mahasiswa saya tidak ada satupun yang terintimidasi. Justru di Prodi kami sering berunding dan diskusi baik dengan mahasiswa jika ada permasalahan," imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan viral dimedia sosial, Ketua Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) diduga mengancam mahasiswa agar tidak ikut demo dikampus. Ancaman berupa skorsing dan hukuman lainnya.
Itu dikeluarkan melalui grup WhatsApp usai saat demo mahasiswa yang berujung bentrok dengan satpam, Rabu (11/9/2019) kemarin
Mahasiswa demo dengan beberapa tuntutan hal mulai dari perhitungan sistem BKT UKT, Kinerja kampus dan ketenagakerjaan dosen, Transfaransi BKT setiap prodi dan pengadaan fasilitas kampus.
Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, @hamdanseoharto_
Follow akun instagram Tribun Timur:
Mahasiswi Cantik Makassar Ditangkap karena Jadi Kurir Sabu Internasional, Ternyata Segini Bayarannya
Mahfud MD Bilang Aneh Jika Presiden Jokowi Lakukan Ini Terkait Revisi UU KPK, Berikut Masalahnya
7 Rumah Warganya Terbakar Dini Hari Tadi, Wakil Bupati Wajo Beri Bantuan
Simak Profil Singkat Lima Pimpinan KPK Terpilih Periode 2019-2023
Menantu BJ Habibie ini Jarang Jadi Sorotan, Ternyata Istri Thareq Kemal Habibie Sosok Wanita Idaman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/palopo-united-ata-kiri.jpg)