Laporan Rekomendasi Hak Angket 'Mengendap' di Meja Pimpinan DPRD Sulsel

Kesimpulan dan rekomendasi yang diserahkan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket belum juga ditindaklanjuti.

Laporan Rekomendasi Hak Angket 'Mengendap' di Meja Pimpinan DPRD Sulsel
Hasan Basri/Tribun Timur
Pansus Hak Angket DPRD Sulsel Foto Bersama Usai Hadiri Rapat Paripurna 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Pembahasan lanjutan rekomendasi hak angket Gubernur Sulsel mengendap di meja unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan.

Kesimpulan dan rekomendasi yang diserahkan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket belum juga ditindaklanjuti.

Menurut Wakil Ketua DPRD Sulsel Ni'matullah pembahasan rekomendasi hak angket belum dilakukan karena unsur pimpinan belum lengkap.

Ciptakan Aplikasi Pembasiindo, Mahasiswa UMI Juara Favorit di Pimpnas ke-32

Elpiji 3 Kg Langka di Luwu, Pengecer Jual Rp 25 Ribu Per Tabung

 LENGKAP Daftar Promo Hari Pelanggan Nasional Rabu 4 September 2019: Telkomsel, KFC & Pizza Hut

"Kita masih tunggu pak Ketua (Ketua DPRD Sulsel M Roem), dia lagi antar anaknya yang sedang sakit," kata Politisi Demokrat tersebut.

M Roem dikabarkan sedang membawa anaknya ke luar negeri untuk berobat karena sedang sakit.

Sebelumnya Pansus Hak Angket DPRD Sulsel menyerahkan hasil kesimpulan dan rekomendasi angket ke unsur pimpinan DPRD Sulsel.

Pansus menyerahkan laporan tersebut di dalam rapat paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Sulsel M Roem.

Panitia angket merekomendasikan kepada pimpinan DPRD Sulawesi Selatan , untuk ditindaklanjuti kepada pihak-pihak yang terkait.

Pihak yang dianggap perlu dan berwenang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ciptakan Aplikasi Pembasiindo, Mahasiswa UMI Juara Favorit di Pimpnas ke-32

Elpiji 3 Kg Langka di Luwu, Pengecer Jual Rp 25 Ribu Per Tabung

 LENGKAP Daftar Promo Hari Pelanggan Nasional Rabu 4 September 2019: Telkomsel, KFC & Pizza Hut

Diantaranya Mahkamah Agung, aparat penegak hukum dan Menteri Dalam Negeri.

Laporan pansus yang diterima pimpinan kemudian akan dibahas dalam rapin. Pembahasan itu untuk menentukan arah rekomendasi tersebut .

Apakah rekomendasi hak angket dibawa ke Mahkamah Agung, Aparat Penegak Hukum atau Menteri Dalam Negeri. (*)

Langganan berita pilihan
tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Hasan Basri
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved