BREAKING NEWS: Kebakaran Hutan di Kecamatan Tanralili Maros Semakin Meluas
Ramli mengatakan, Petugas Damkar Kecamatan Tanralili yang dipimpin Asri sedang berada di lokasi pegunungan tersebut.
Penulis: Ansar | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-MAROS.COM, TANRALILI - Kebakaran hutan terjadi di dua Desa di Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Jumat (30/8/2019) malam.
Kebakaran berada di antara Desa Purnakarya dan Kurusumange.
Baca: Kebakaran di Pos 1 Gunung Bawakaraeng Gowa Disengaja
Baca: Luna Maya Posting Soal Kebakaran Hutan di Jambi, Kemen LHK Minta Mantan Ariel Noah Jangan Asbun
Baca: Setahun Buron, Koruptor Asal Palu Dibekuk Kejari Maros
Menurut warga, Ramli, kebakaran tersebut sudah berlangsung selama tiga hari.
Mulai Rabu 28 Agustus 2019. Areal yang terbakar kini semakin meluas.
Ramli mengatakan, Petugas Damkar Kecamatan Tanralili yang dipimpin Asri sedang berada di lokasi pegunungan tersebut.
"Titik-titik api terlihat di beberapa tempat disisi lereng, mendekati puncak," kata Ramli.
Sementara Asri mengatakan, cuaca cukup panas dan gesekan daun dan pohon bambu menjadi penyebab.
Diperparah dengan tiupan angin cukup kencang. Hal itu membuat titik api semakin bertambah dan merembes.
"Laporan sampai malam hari ini luasnya sekitar 6 sampai 8 hektare," kata dia.
Meski begitu, belum terlihat ada pergerakan api menuju pemukiman warga. Titik api masih bertahan di lereng gunung.
Kebakaran di Pos 1 Gunung Bawakaraeng Gowa Disengaja
TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Kebakaran hutan dan lahan terjadi di kaki Gunung Bawakaraeng Kabupaten Gowa, Kamis (29/8/2019) malam.
Di lingkungan Lembanna, Kelurahan Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong.
Baca: Warga Gowa Dikumpulkan Bahas Lahan Bendungan Jenelata
Baca: Berikut Kronologi Kebakaran Hutan di Gunung Bawakaraeng
Baca: Lereng Gunung Bawakaraeng Jadi Lahan Perkebunan, Ini Bakal Dilakukan Bupati Gowa
Kebakaran yang terjadi di Pos 1 Gunung Bawakaraeng ini diduga akibat ulah manusia. Hal itu didasarkan hasil analisa tim Manggala Agni Ops Daops Gowa.
"Saya sudah analisa kejadian kebakaran. Kecenderungan kami yakni akibat ulah manusia," kata Kepala Manggala Agni Ops Daops Gowa, Ishak Andi Kunna, Jumat (30/8/2019).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kebakaran-hutan-terjadi-d4.jpg)