Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Lereng Gunung Bawakaraeng Jadi Lahan Perkebunan, Ini Bakal Dilakukan Bupati Gowa

Hal itu terlihat di Lingkungan Bulubalea, Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa.

Tayang:
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sudirman
Paulus
Pantauan kondisi lereng Gunung Bawakaraeng Kabupaten Gowa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Lereng Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, kini banyak berubah menjadi lahan perkebunan.

Hal itu terlihat di Lingkungan Bulubalea, Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa

Lahan lereng Gunung Bawakaraeng dulunya merupakan hutan. 

Hutan diketahui berfungsi menyerap dan menyimpan sejumlah besar karbon dioksida, yang menghangatkan iklan.

Camat Tinggimoncong Andry Mauritz, membenarkan hal ini.

Diresmikan Syahban Sammana, Rest Area Limbangan Pangkep Difungsikan

Benteng Fort Rotterdam Dijaga Ketat Polisi, Ada Apa?

TRIBUNWIKI: Marvel Umumkan 10 Film Phase 4, Ini 5 Film Pertama, Jadwal Rilis, Ulasan, dan Pemainnya

Afgan Syahreza Salah Tingkah Akui Hubungannya dengan Rossa, Lihat Wajah Malu-malunya saat Ditanya

Menurutnya, titik yang berubah fungsi menjadi lahan perkebunan, berada pada titik sebelum pos lima Gunung Bawakaraeng.

"Lokasinya bukan di pos lima. Jauh di atas kalau pos lima," kata Andry kepada Tribun, Senin (22/7/2018).

Meski demikian, Andry menyebut jika perubahan fungsi lahan tersebut, banyak dilakukan warga setempat sebelum dirinya menjabat.

Andry mengaku menjabat sebagai Camat Tinggimoncong sejak Januari 2016 lalu.

"Daerah itu sudah jadi lahan pertanian sebelum saya camat. Jadi saya camat sudah area perkebunan," imbuh Andry.

Sehingga Bupati Gowa Adnan IYL, bakal melakukan review RT RW agar beralih fungsi lahan-lahan perkebunan tersebut.

Sebelumnya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, menyampaikan jika banjir yang longsor yang menerjang Kabupaten Gowa, disebabkan karena adanya alih fungsi lahan.

Menteri LHK Siti Nurbaya, ketika itu turun memantau langsung kondisi Bendungan Bili-Bili, dan DAS Jeneberang di Lesehan Bili-bili, Kecamatan Parangloe.

"Saat ini kondisi lahan di DAS Jeneberang sudah mengalami kerusakan, karena adanya alih fungsi lahan dari areal kawasan hutan menjadi kawasan budidaya pertanian," kata Siti Nurbaya di Gowa, Minggu (3/2/2019) lalu.

Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved