OPINI

OPINI - IYL yang Saya Kenal

Ia layak disebut tokoh pendidikan nasional. Sebab ia adalah pelopor sekolah gratis dan pelopor Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (SKTB)

OPINI - IYL yang Saya Kenal
Facebook
Fajlurrahman Jurdi

Oleh:
Fajlurrahman Jurdi
Dosen Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin

Tubuhnya kurus. Wajahnya tirus. Langkahnya tegap. Persahabatannya erat. Sikapnya ramah.

Gagasannya melampaui tubuh politiknya. Itulah Ichsan Yasin Limpo (IYL), mantan Bupati Gowa dua periode yang saya kenal.

Ia layak disebut tokoh pendidikan nasional. Sebab ia adalah pelopor sekolah gratis dan pelopor Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (SKTB) di Sulawesi Selatan.

Terobosannya ini kemudian diikuti banyak daerah lain sekaligus mendapat apresiasi dari Kementerian Pendidikan Nasional.

Ichsan adalah politisi yang matang sekaligus memiliki visi masa depan yang smart. Saat memimpin Kabupaten Gowa sebagai bupati, memulai dari tahap ‘refleksi’.

Yang dimaksud tahap refleksi adalah, ia mendorong basis penting dari sebuah bangsa yakni sumber daya manusia (SDM).

Saya mungkin bukan orang yang mengenal dekat dengannya. Tetapi kebetulan orang-orang dekatnya merupakan teman dan kawan diskusi saya.

Dari merekalah sebagian saya tahu tentang lelaki yang akrab disapa Punggawa ini.

Baca: Bersama Global Qurban-ACT Redam Duka Penyintas Gempa

Maka tulisan ini tidak akan bisa mendalami IYL secara lebih subtil. Tulisan ini hanya mampu mendedah aspek luar dari sosok ayah empat anak ini yang jelas tidak mewakili siapapun.

Halaman
1234
Editor: Aldy
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved