OPINI
OPINI - IYL yang Saya Kenal
Ia layak disebut tokoh pendidikan nasional. Sebab ia adalah pelopor sekolah gratis dan pelopor Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (SKTB)
Kecerdasan IYL tertuang dalam rumus-rumus kebijakannya yang fokus pada peningkatan SDM masyarakat Gowa.
IYL memang tak terlalu pandai pidato seperti kakaknya, Syahrul Yasin Limpo (SYL). Syahrul memiliki kemampuan berbicara di atas rata-rata.
Kadang provokatif dan mampu menggerakkan emosi massa. IYL tenang, namun ia merupakan manajer yang tak terlupakan bagi kolega dekatnya.
Baca: Delegasi PIFAF Disambut Antusias Pelajar Kecamatan Bulo
Ia memperhatikan kebutuhan sahabat-sahabatnya, mendahulukan mereka, dan yang pasti, memperlakukan secara setara di antara mereka.
Tak dapat diungkap semua kebaikannya, namun yang pasti, itu akan selalu membekas di-ingatan tiap orang, terutama mereka yang pernah bersentuhan dengannya.
Ia yang tenang dalam hidupnya, setenang saat ia pergi, akan tenang pula disana.
Tidak ada yang bisa menahan kematian, begitu pula tidak ada yang bisa memperpanjang kehidupan, karena keduanya telah ditetapkan oleh Allah SWT waktunya.
Selamat jalan Punggawa. Selamat jalan pelopor pendidikan gratis. (*)
Catatan: tulisan ini telah terbit di Tribun Timur edisi cetak, Jumat (02/08/2019)