Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

OPINI

OPINI - Anarkho Sindikalisme

Mengapa anarkhisme memiliki musuh dan siapakah musuh-musuh anarkhisme? Apa itu anarkhisme?

Editor: Aldy
zoom-inlihat foto OPINI - Anarkho Sindikalisme
tribun timur
forum studi humaniora makassar

Penulis sadar bahwa anarkhisme secara historial bagai kurikulum yang panjang nan berliku.

Baca: 211 Peserta Bakal Hadiri Pengajian Muhammadiyah Sulsel

Kajian dan urai filsafat, tarik sosiologis, dan benang kusut seputar perdebatan sosialisme dan komunisme, menjadi peringatan studi untuk bersiap mengerutkan kening dan membuat kepala puyeng.

Kata anarkhisme; an = tanpa, archie = negara, isme = faham/keyakinan. Adalah sebuah faham/aliran politik ultra liberal bahwa komuni/masyarakat tanpa negara.

Sedangkan sindikalisme adalah sebuah sistem ekonomi di mana sentris ekonomi dikelola oleh sistem kolektif, dibawah korporatik federasi serikat dagang dibawah otoritas serikat pekerja atau buruh.

Akumulasi dan stimulasi dalam tata kelola industrialnya juga dikelola dibawah otoritasi kolektif.

Federasi dan konfederasi hingga partai, para pekerja bertumpu pada koperasi-koperasi yang menjadi bank-bank kapital-kolektif dan komoditi sebagai basis ekonomi materialnya.

Cukup unik untuk menjadi diskursus dalam kajian humaniora tentang sekumpulan anak muda yang bergerak dengan taring juang yang sarat dengan ideologi padat filsafat.

Mereka tidak menjual SARA sebagai kamuflase politiknya. Mereka tidak meng-kerdil-kan Tuhan sebagai barang obral murahan yang mudah menghakimi sesama manusia lainnya.

Mereka berkeyakinan material. Segala sesuatu yang bernuansa idealisme, mereka buang di tong sampah.

Bagi mereka, idealisme, menipu daya pikir dan memulung perdebatan yang tak berkesudahan. Eksis!

Mereka kukuh dalam pijakan filosofisnya bahwa manusia harus bebas dan tidak boleh ditindas. Disitulah manifesto dan pedang juang material mereka.

Baca: Baznas Bone Bantu Flatching Jig Komunitas Olahraga Panahan

Varian Anarkhisme
“Tidak ada yang kekal, yang kekal hanya perubahan”. Idiom ini menunjukkan bahwa ideologi anarkhisme juga mengalami varianitasi.

Selain sentrisme buruh, neo-tren bagi anak muda yang getol terhadap diskursus dan kajian diskusif adalah tren “environmentalisme”.

Memunculkan wajah baru dalam gerakan hijau yakni “green anarkho atau greenarkho”.

Kerusakan rumah besar yang bernama ‘bumi’ atas perubahan iklim ekstrem global, menjadikan para greenarkhis melihat isu ini menjadi target militansi perlawanan terhadap kapitalisme sebagai faham/kaum/kelas yang paling bertanggung jawab.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved