Baznas Bone Bantu 'Flatching Jig' Komunitas Olahraga Panahan

Pengurus Baznas Bone, Hj Farida Hanafing mengatakan panahan sebagai salah satu olahraga syar'i yang dianjurkan oleh Rasulullah

Baznas Bone Bantu 'Flatching Jig' Komunitas Olahraga Panahan
justang/tribunbone.com
Pengurus Baznas Bone, Hj Farida Hanafing satu unit 'flatching jig' atau alat pemasang bulu/vanes anak panah kepada pengurus Lapatau Archery Club (LAC) Kabupaten Bone Waris Hasrat 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG BARAT - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bone mendorong pengembangan olahraga panahan di Bone dengan memberikan bantuan berupa satu unit 'flatching jig' atau alat pemasang bulu/vanes anak panah kepada pengurus Lapatau Archery Club (LAC) Kabupaten Bone.

Pengurus Baznas Bone, Hj Farida Hanafing mengatakan panahan sebagai salah satu olahraga syar'i yang dianjurkan oleh Rasulullah, dia berharap agar olahraga tersebut bisa berkembang di Bumi Arung Palakka.

"Ini bantuan untuk pengembangan olahraga panahan di Bone, saya berharap agar olahraga ini diminati warga Bone pada umumnya," kata Farida Hanafing sesaat setelah penyerahan bantuan di stand Baznas Bone di lokasi pasar murah TPID Pemkab Bone, Rabu 15 Mei 2019.

Ketua LAC Bone, Waris Hasrat mengapresiasi perhatian Baznas Bone untuk pengembangan olahraga panahan di Bone, apalagi olaraga 'tarik-busur' belum begitu populer dikalangan masyarakat Bone.

"Kami saat ini fokus di Horsebow atau olahraga panah berkuda, kami club panahan horsebow yang pertama di Bone, untuk saat ini latihannya di stadion Lapatau Bone," kata Waris.

Kendati demikian, kata dia, warga Bone sedikit demi sedikit mulai mengenal olahraga panahan, setiap club panahan LAC melakukan latihan di stadion Lapatau, beberapa warga Bone juga mulai ikut bergabung.

"Warga sudah mulai tertarik dengan panahan, kalau kami adakan pelatihan beberapa warga juga ikut bergabung," katanya.

Dia juga menambahkan dengan alat flatching jig tersebut, anak panah dapat dirakit di Bone, sehingga dapat mengurangi biaya yang dikeluarkan saat pengadaan anak panah.

"Kalau sudah ada alat flatching ini, kita tinggal beli bahan berupa bulu kalkun, point dan batang kayu atau bambu, nanti dirakit sendiri dengan alat ini, kita bisa menghemat sampai 20% biaya pembuatan anak panah atau arrow tersebut," tukas Waris Hasrat.

Diketahui, olahraga panahan mulai digeluti sejumlah orang di kabupaten Bone. Lokasi latihannya di kabupaten Bone terletak di Stadion Lapatau Bonr.(TribunBone.com).

Laporan Wartawan TribunBone.com @juzanmuhammad

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved