Di Hadapan Peserta Semiloka, Deng Ical: Darah Tidak Boleh Dijual

"Darah yang didonorkan oleh para relawan, tidak boleh dijualbelikan. Karena darah tidak terbeli," ujar Deng Ical sapaan akrabnya dalam rilis.

Di Hadapan Peserta Semiloka, Deng Ical: Darah Tidak Boleh Dijual
fahrisal/tribuntimur.com
Semiloka yang diadakan oleh UTD PMI Kota Makassar, di Hotel Jolin Makassar, Jl Pengayoman, Kamis (2/4/2019). Dalam forum itu, Deng Ical menegaskan tentang darah yang tidak terbeli. (Humas Pemkot Makassar) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI dalam semiloka yang diadakan oleh UTD PMI Kota Makassar, menegaskan tentang darah yang tidak terbeli.

"Darah yang didonorkan oleh para relawan, tidak boleh dijualbelikan. Karena darah tidak terbeli," ujar Deng Ical sapaan akrabnya dalam rilis.

Adanya biaya yang harus dikeluarkan oleh para penerima donor darah, menurut Deng Ical, bukanlah harga darah yang harus ditebus, tetapi biaya penggantian pengelolaan darah (BPPD).

"Biaya penggantian pengelolaan darah yang ditetapkan oleh pemerintah yakni sebesar Rp325 ribu, meskipun pada faktanya biaya yang harus dipenuhi oleh UTD lebih besar dari itu," ungkap Deng Ical.

Lanjut dia, BPPD diberikan sebagai biaya untuk memastikan bahwa darah yang ditransfusi ke penerima donor benar-benar steril dan higienis.

"Hari ini, UTD berinisiatif untuk mengundang berbagai pihak dari rumah sakit, agar adanya kesamaan BPPD yang dibebankan kepada masyarakat, agar tidak memunculkan stigma negatif, karena donor darah merupakan kerja- kerja kemanusiaan, yang dituntut untuk terus melakukan peningkatan pelayanan," tandas Deng Ical

Semiloka optimalisasi jejaring pelayanan darah, digelar di Hotel Jolin Makassar, Jl Pengayoman, Kamis (2/4/2019), dengan mengundang 46 orang dari RS dalam Kota Makassar dan 8 orang dari kabupaten Pangkep, Gowa, Maros, Tana Toraja, Bulukumba, Bantaeng, dan Toraja Utara.

Adapun pemateri dalam kegiatan ini yakni Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP dr Wahidin Sudirohusodo, Prof dr Mansyur Arif. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan tribun-timur.com @Fahrizal_syam

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Ansar
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved