Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ramadan 2019- Apa Hukum Ziarah Kubur Jelang Bulan Puasa? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Ramadan 2019- Apa Hukum Ziarah Kubur Jelang Bulan Puasa? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Tayang:
Editor: Waode Nurmin
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Umat Muslim melakukan ziarah kubur di tempat pemakaman umum (TPU) Panaikang, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (26/5/2017). Tradisi ziarah kubur rutin digelar umat muslim di Makassar setiap menjelang Bulan Suci Ramadan untuk mendoakan kerabat atau sanak saudara yang sudah meninggal. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

TRIBUN-TIMUR.COM - Lebih sepakan lagi, kita akan memasuki Bulan Suci Ramadan 1440 H.

Satu puasa ditetapkan 6 Mei 2019. Dan umat muslim akan mulai melaksanakan Salat Tarawih, 5 Mei malam.

Sebelum memasuki Bulan Ramadan, umat muslim punya tradisi melakukan ziarah ke makam keluarga atau orangtua seperti kakek maupun nenek yang sudah meninggal.

Hal ini nampaknya telah menjadi tradisi ini sudah berlangsung lama.

Lantas, bagaimanakah hukumnya berziarah kubur menjelang Ramadan atau bulan puasa?

Menurut Ustad Abdul Somad, Nabi Muhammad pernah melarang umatnya berziarah kubur, namun sekarang sudah dibolehkan.

Terkait waktunya, bisa kapan saja, tak harus menjelang bulan puasa.

Baca: Hukum Ciuman Suami-Istri di Siang Hari saat Puasa di Bulan Ramadan, Sah atau Makruh?

Baca: Ramadan-Lebaran, Pertamina Prediksi Konsumsi BBM-LPG Naik

Baca: Ramadan 1440 H: Intip Insapirasi Baju Lebaran ala Nagita Slavina & Maudy Ayunda, Simpel Tapi Elegan

Baca: 12 Hari Lagi Ramadan, Ini Jadwal Buka Puasa & Waktu Imsak di 33 Provinsi, Hal yang Membatalkan Puasa

“Kapan saja boleh. Mau menjelang puasa, sedang bulan puasa atau setelah bualan puasa, bebas saja. Lalu mengapa orang-orang kita sering berziarah kubur menjelang bulan puasa? Mungkin saja karena dia baru bisa libur pas mau puasa atau saat sedang bulan puasa. Bisa juga karena hatinya sedang lapang, ingin mengingat Allah maka pergilah di ke kubur, mau mengingat mati,” jelasnya.

Katanya, hal ini ada di kitab karangan seorang syekh tentang ziarah kubur.

 

Lalu ada lagi pertanyaan, apakah berziarah kubur menjelang bulan puasa pernah dilakukan Nabi Muhammad?

Jawabnya, tidak semua perbuatan yang tidak dilakukan Nabi Muhammad lantas tak bisa pula kita lakukan.

Contoh, membaca ayat Kursi di empat sudut rumah ketika memasuki rumah.

Nabi Muhammad tak pernah melakukan ini, namun dilakukan oleh satu diantara sahabat Nabi Muhammad, yaitu Abdurrahman bin Auf.

“Abdurrahman bin Auf ketika pulang ke rumahnya malam hari, diucapkannya ayat Kursi di empat sudut rumahnya, kanan, kiri dan dua di belakang,” katanya.

Artinya, jika kita ingin juga melakukan ini untuk perlindungan dari kejahatan setan boleh saja walaupun tak pernah dilakukan Nabi Muhammad.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved